DaerahKemenagNasionalPendidikan

Perkuat Digitalisasi Pembelajaran, MAN 1 Soppeng Gelar Workshop Microsoft Elevate

61
×

Perkuat Digitalisasi Pembelajaran, MAN 1 Soppeng Gelar Workshop Microsoft Elevate

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — MAN 1 Soppeng kembali menunjukkan komitmennya sebagai madrasah yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi pendidikan melalui pelaksanaan “Workshop Microsoft Elevate” yang berlangsung di Aula SBSN MAN 1 Soppeng, Senin, (18/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Soppeng sebagai bagian dari penguatan kompetensi digital, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan.

Workshop tersebut secara resmi dibuka oleh Abdul Jalil Nasruddin, SE., Ketua Tim Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah, yang hadir mewakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Abdul Jalil Nasruddin, SE. menyampaikan bahwa digitalisasi pembelajaran merupakan salah satu agenda penting dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan perlu terus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi agar mampu menghadirkan layanan pendidikan yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

“Digitalisasi pembelajaran bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Madrasah harus mampu bergerak mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas guru dan tenaga kependidikan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menghadirkan fasilitator Muhammad Ismail Jumarang, S.Ag., M.Pd., fasilitator Microsoft Elevate yang juga dikenal sebagai salah satu guru berprestasi nasional dan inovator pendidikan.

Dalam pemaparannya, ia memberikan penguatan kepada guru dan tenaga kependidikan tentang pentingnya memahami, mengintegrasikan, dan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara produktif, etis, dan berdampak dalam proses belajar-mengajar.

Materi Workshop Microsoft Elevate diberikan selama satu hari penuh dengan pendekatan aplikatif dan partisipatif.

Setelah kegiatan utama ini, MAN 1 Soppeng akan melanjutkan program melalui pendampingan dan FGD atau Focus Group Discussion sebagai tindak lanjut untuk memaksimalkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman guru serta tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan teknologi digital dan AI dalam pembelajaran maupun layanan administrasi madrasah.

Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar madrasah dalam membangun ekosistem pembelajaran yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada mutu.

Menurutnya, transformasi digital di madrasah harus dimulai dari kesiapan sumber daya manusia, terutama guru dan tenaga kependidikan sebagai penggerak utama perubahan.

“Workshop Microsoft Elevate ini merupakan bagian dari komitmen MAN 1 Soppeng dalam mengimplementasikan Asta Protas Menteri Agama, terutama penguatan digitalisasi pembelajaran. Guru dan tenaga kependidikan harus terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, humanis, dan bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Ismail Jumarang, S.Ag., M.Pd. dalam materinya menekankan bahwa guru perlu memiliki literasi digital dan literasi AI yang memadai agar mampu menggunakan teknologi secara tepat. Ia menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk membantu guru dalam menyusun bahan ajar, merancang asesmen, membuat media pembelajaran, memberikan umpan balik, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih personal dan menarik.

“AI harus dipahami sebagai mitra kerja pendidik. Guru tetap menjadi pengarah nilai, pembimbing karakter, dan penggerak pembelajaran. Dengan pemahaman yang tepat, AI dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas kreativitas guru,” jelasnya.

Workshop berlangsung dengan suasana aktif dan partisipatif. Para guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Soppeng mengikuti materi dengan antusias, terutama saat mendapatkan penjelasan mengenai peluang pemanfaatan AI dalam mendukung pembelajaran, administrasi pendidikan, kolaborasi kerja, serta pengembangan media pembelajaran berbasis digital.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Soppeng berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi perubahan dunia pendidikan yang terus bergerak cepat. Penguasaan teknologi digital dan AI diharapkan mampu memperkuat mutu pembelajaran, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di lingkungan madrasah.

Dengan semangat madrasah maju, bermutu, dan mendunia, MAN 1 Soppeng terus berikhtiar menjadi madrasah yang tidak hanya kuat dalam nilai keagamaan dan karakter, tetapi juga unggul dalam literasi digital, inovasi pembelajaran, tata kelola berbasis teknologi, dan kesiapan menghadapi masa depan.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!