HAB KEMENAG-IGRA
previous arrow
next arrow
News

Dua Utusan Kanwil Kemenag Sulsel Ikuti GPE KIX EMAP Hub Learning Cycle di Bandung

489
×

Dua Utusan Kanwil Kemenag Sulsel Ikuti GPE KIX EMAP Hub Learning Cycle di Bandung

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — Dua pendidik madrasah dari Sulawesi Selatan yakni, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A. (Kepala MAN 1 Soppeng) dan Dr. H. Nurdin, M.Si. (Wakil Kepala MAN 1 Makassar), terpilih mewakili Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dalam program GPE KIX EMAP Hub, Learning Cycle The Use of Data for Education Policies yang diselenggarakan di Hotel Swiss-Belhotel International Dago Bandung. Minggu hingga Rabu (2-5 November 2025).

Program Learning Cycle dilaksanakan secara hybrid selama lima bulan:

ADV
ADV

1. Daring (Online): Dimulai pada 9 Oktober 2025 hingga Februari 2026, mencakup lokakarya virtual, mentoring kebijakan, dan pendampingan penyusunan policy brief.

2. Luring (Offline): Dilaksanakan di Bandung pada 2–5 November 2025 sebagai forum intensif untuk kolaborasi antar peserta dan fasilitator.

Program ini merupakan kegiatan kolaboratif dari Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) sebagai organisasi nonprofit yang bekerjasama dengan Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) di bawah Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas para pemangku kebijakan pendidikan, akademisi, dan praktisi pendidikan dalam penggunaan data sebagai dasar perumusan kebijakan (evidence-based policy making).

Keikutsertaan Dr. Musmuliadi dan Dr. H. Nurdin sebagai utusan Kanwil Kemenag Sulsel menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu berkontribusi dalam riset kebijakan dan advokasi pendidikan berbasis data.

Menurut Dr. Musmuliadi, partisipasi ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat posisi madrasah sebagai policy actor yang tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga memberikan masukan berbasis riset.

“Madrasah memiliki konteks sosial dan data lapangan yang kaya. Melalui forum ini, kami belajar bagaimana mengubah data tersebut menjadi dasar kebijakan yang adil, terukur, dan berpihak pada peserta didik,” Ujar Kepala MAN 1 Soppeng.

Kegiatan GPE KIX EMAP Hub Learning Cycle diharapkan melahirkan policy brief yang mendorong kebijakan pendidikan lebih inklusif, adil, dan berbasis bukti, serta memperkuat kolaborasi antara Kemendikbudristek, Kementerian Agama, universitas, dan lembaga penelitian dalam reformasi pendidikan nasional.

Sebagai informasi bahwa NORRAG adalah lembaga penyelenggara (host) dari KIX EMAP Hub. NORRAG adalah lembaga global berbasis di Swiss yang berfokus pada kolaborasi kebijakan pendidikan internasional, dengan tujuan memperkuat keadilan dan kualitas pendidikan melalui riset, inovasi, dan pertukaran pengetahuan lintas negara. NORRAG juga merupakan pengelola utama KIX EMAP Hub, yang menjadi pusat pertukaran pengetahuan pendidikan di wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara, Asia, dan Pasifik. (MS)







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!