WhatsApp Image 2026-04-22 at 08.13.54
previous arrow
next arrow


DaerahKemenagNasional

Mantapkan Langkah Nasional, MAN 1 Soppeng Bersama DLH Gelar Pendampingan Adiwiyata

203
×

Mantapkan Langkah Nasional, MAN 1 Soppeng Bersama DLH Gelar Pendampingan Adiwiyata

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Semangat menjaga bumi bukan lagi sebatas teori di MAN 1 Soppeng (MANESA). Memantapkan langkah menuju Adiwiyata Tingkat Nasional 2026, madrasah ini menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng untuk menggelar pendampingan intensif pada Senin (27/7/2026).

Tim DLH yang dipimpin langsung oleh Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas LH, A. Magfirah, S.P., bersama staf teknis Andi Fadhlina, S.T., dan Nurlina, S.Si., terjun langsung memeriksa kesiapan administrasi hingga praktik lapangan Tim Adiwiyata MANESA.

Menggunakan perangkat digital, setiap indikator diperiksa dengan teliti.​Pemeriksaan mencakup lima aspek vital: kebersihan & sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, hingga konservasi air dan energi.

Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa perjuangan ini melampaui sekadar piala atau sertifikat.

​”Target kami bukan hanya meraih predikat Adiwiyata Nasional. Yang jauh lebih penting adalah membangun kesadaran bahwa merawat lingkungan adalah bagian dari keimanan dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. Adiwiyata harus menjadi budaya, bukan sekadar tumpukan dokumen,” tegas Musmuliadi.

​Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen MANESA dalam mengejawantahkan program Asta Protas Menteri Agama (khususnya penguatan ekoteologi), Asta Cita Kanwil Kemenag Sulsel, program Kemenag ASRI, serta Sapta Cita MANESA.

Salah satu pilar utama gerakan hijau di MAN 1 Soppeng adalah pengelolaan Bank Sampah Plastik. Fasilitas yang kini menjadi salah satu percontohan di Kabupaten Soppeng ini berhasil mengubah cara pandang warga sekolah terhadap limbah.

​Sampah tak lagi dianggap masalah, melainkan media pembelajaran karakter, kepedulian lingkungan, hingga peluang ekonomi sirkular.

Lewat pengintegrasian nilai ekoteologi, para siswa diajarkan bahwa menanam pohon, memilah sampah, dan menghemat energi adalah bentuk pengabdian kepada Sang Pencipta. ​Berbekal predikat Adiwiyata Tingkat Provinsi Sulsel yang sudah digenggam, MAN 1 Soppeng kini optimistis menatap penilaian tingkat nasional.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!