DaerahHukumNasionalNewsPolitikSorotan

BBM Langka dan Elpiji 3 Kg Hilang di Sulsel, Andi Iwan Aras “Semprot” Dirut Pertamina

22
×

BBM Langka dan Elpiji 3 Kg Hilang di Sulsel, Andi Iwan Aras “Semprot” Dirut Pertamina

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — Antrean mengular kendaraan di SPBU dan raibnya elpiji 3 kilogram (kg) dari pasaran di Sulawesi Selatan terus memicu keresahan warga. Merespons kondisi yang kian mengkhawatirkan ini, Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, langsung mengambil tindakan tegas dengan menghubungi Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, Minggu (13/9).

Andi Iwan memperingatkan Pertamina bahwa kelangkaan energi di lapangan bukan sekadar memicu kemacetan parah, melainkan sudah berpotensi menimbulkan ketegangan sosial di tengah masyarakat. Keluhan ini tak hanya datang dari sopir angkutan umum dan pelaku UMKM, tetapi juga kalangan anak muda yang dibuat bingung oleh ketidakpastian informasi.

​“Situasi di lapangan bahkan sudah mulai memicu ketegangan di tengah masyarakat,” tegas Andi Iwan penuh keprihatinan.

Politisi Gerindra ini mendesak Pertamina untuk jujur dan transparan terkait ketersediaan pasokan. Menurutnya, jika stok nasional diklaim aman, artinya ada masalah serius pada sistem distribusi atau kebocoran rantai penyaluran di tingkat hilir.

Ia pun terang-terangan menyoroti dugaan praktik nakal di SPBU—seperti pengisian berulang (pengetapan) hingga pengalihan BBM bersubsidi demi mencari keuntungan sepihak.

Persoalan di Sulawesi Selatan kian pelik karena kelangkaan BBM terjadi bersamaan dengan hilangnya elpiji 3 kg—tabung “melon” yang menjadi penopang utama dapur warga kurang mampu dan usaha kecil. Kondisi ini makin diperparah oleh ancaman pemadaman listrik bergilir.

Andi Iwan menegaskan bahwa krisis energi terintegrasi ini harus diselesaikan secara holistik dari akar masalahnya, tanpa membiarkan masalah saling bertumpuk yang pada akhirnya merugikan rakyat kecil.

Di akhir penyampaiannya, Andi Iwan mengimbau masyarakat Sulsel untuk tetap tenang dan tidak panic buying. Ia memastikan kuota energi pada dasarnya mencukupi, dan pengawasan ketat akan terus dilakukan agar hak masyarakat mendapatkan BBM serta elpiji subsidi bisa segera pulih seperti semula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!