WARTASULSELNEWS.COM – Suasana haru menyelimuti Dusun Siddo, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Minggu (13/9/2026) siang. Tangis duka pecah saat mantan anggota DPRD Kabupaten Soppeng dua periode, Drs. Abdul Salam Bin Djale, menghembuskan napas terakhirnya pukul 13.00 WITA di hadapan keluarga besar.
Kabar duka tersebut dengan cepat menembus batas wilayah hingga ke Kabupaten Soppeng. Menaruh rasa hormat yang mendalam atas pengabdian almarhum, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, bertolak langsung ke rumah duka untuk melayat dan menyampaikan rasa belasungkawa mewakili Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Sosok almarhum Abdul Salam bukanlah figur asing dalam pembangunan Soppeng. Dedikasi dan rekam jejaknya terukir kuat saat dipercaya masyarakat duduk di kursi legislatif DPRD Kabupaten Soppeng selama dua periode berturut-turut, yakni masa bakti 2004–2009 dan 2009–2014. Selain dikenal dekat dengan konstituennya, almarhum juga merupakan ayah mertua dari Kepala BNK Palopo, AKBP Herman, S.Pd., S.H.
Kehadiran Wabup Selle KS Dalle di tengah jajaran pelayat menjadi bukti nyata eratnya hubungan emosional antara almarhum dan Pemkab Soppeng. Mengingat kedekatan tersebut, pihak keluarga secara khusus mendaulat Wabup Selle untuk menyampaikan kata-kata perpisahan dalam prosesi pelepasan jenazah.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng dan masyarakat, kami menyampaikan duka cita mendalam. Pengabdian dan karya almarhum selama dua periode di DPRD akan terus kita kenang,” ungkap Selle dalam momen pelepasan yang penuh kekhusyukan tersebut. Senin (14/9/2026).
Selle juga menegaskan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi jajaran pemerintahan dan masyarakat Soppeng yang pernah merasakan perjuangan aspirasinya.
Tak lupa, Wabup Soppeng memberikan penguatan kepada keluarga besar yang ditinggalkan, khususnya kepada AKBP Herman beserta istri dan seluruh kerabat, agar diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi ujian duka ini.
Rangkaian prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan sarat doa. Ratusan pelayat yang terdiri atas pejabat pemerintahan, lintas tokoh masyarakat, kerabat lintas daerah, hingga warga setempat berdesakan memberikan penghormatan terakhir dan mengiringi langkah jenazah menuju tempat peristirahatan terakhirnya.














