DaerahKemenagNasionalNewsPendidikan

Putra Asal Soppeng Resmi Dilantik Sebagai Dirjen Pesantren Kemenag RI

1169
×

Putra Asal Soppeng Resmi Dilantik Sebagai Dirjen Pesantren Kemenag RI

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — Torehan prestasi membanggakan kembali diukir oleh putra daerah Kabupaten Soppeng di tingkat nasional. Dr. H. Basnan Said, S.Ag., M.Ag. secara resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Pesantren pada Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Basnang Said dilantik sebagai Dirjen Pesantren yang pertama, setelah terbentuknya Ditjen Pesantren sebagai satuan kerja baru setingkat eselon I di Kementerian Agama. Ditjen Pesantren kini tidak lagi menjadi bagian dari Ditjen Pendidikan Islam dalam susunan organisasi Kementerian Agama.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., di Operation Room Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta. Selasa (15/9/2026).

Penetapan Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 114/TPA Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 10 September 2026.

Menag RI meminta Basnang Said segera membangun tata kelola Ditjen Pesantren serta memperkuat kerja sama dengan unsur pimpinan yang akan melengkapi struktur lembaga tersebut. Menag juga meminta Ditjen Pesantren membangun komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai pemangku kepentingan pesantren.

Menurutnya, pengelolaan pesantren membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pengelolaan pesantren di daerah. Selain penataan struktur dan kerja sama, Menteri Agama meminta adanya langkah positif dalam 100 hari pertama Ditjen Pesantren. Ia berharap langkah tersebut dapat menunjukkan perubahan yang dirasakan setelah lembaga baru itu menjalankan tugasnya.

“Dalam tempo 100 hari pondok pesantren ini ada kejutan-kejutan positif yang anda bisa lakukan, dan orang bisa merasakan, ‘Oh ini bedanya dulu dan sekarang’,” ujar Menteri Agama.

Pelantikan tokoh kelahiran Kebo Desa Lompulle, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng ini menjadi momen bersejarah sekaligus bentuk pengakuan atas rekam jejak, dedikasi, serta kontribusi nyata yang selama ini diberikan dalam pengembangan ekosistem pendidikan Islam dan pesantren di Tanah Air.

Selain itu, Menag juga melantik empat pejabat pimpinan PTKN, yaitu:

1. Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA. sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya untuk masa jabatan 2026–2030

2. Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag. sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo hingga 12 November 2029

3. Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag. sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Kendari

4. Dr. Li. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd. sebagai Rektor Institut Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang.

Basnan Said lahir di Lompulle Desa Kebo, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada tanggal 2 Desember 1976. Basnang mengawali perjalanan pendidikannya di MI As’adiyah Lompulle, MTs dan MA As’adiyah. Selepas lulus di MA Putera Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang pada tahun 1993, ia kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dan bergabung di Fakultas Tarbiyah UIN Alauddin Makassar.

Basnag meraih gelar Sarjana Agama (S1) pada tahun 1998. Program Pascasarjana juga ia raih di UIN Alauddin pada tahun 2001. Setelah menyelesaikan pascasarjana, ia melanjutkan program S3 juga di UIN Alauddin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!