DaerahKemenagPendidikan

Menembus Batas, Ponpes Darunnaiem Gelar Milad Ke-24

124
×

Menembus Batas, Ponpes Darunnaiem Gelar Milad Ke-24

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Pondok Pesantren Darunnaiem Pesse sukses menggelar puncak peringatan Milad yang ke-24 tahun pada Minggu, (15/6/2026). Mengusung tema ” Mencetak Generasi Qur’ani Berkerakter, Membumikan Mauizatul Hasnah Melalui Qoulan Layyina, Saidan Ma’rufa”.

Perayaan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen pesantren dalam melahirkan generasi yang tidak hanya kokoh secara spiritual, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain milad, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penamatan santri tingkat RA, MI, MTs, MA dan Kitab Yanbu’a.

Rangkaian acara yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Pesse Kecamatan Donri-donri ini dihadiri oleh ribuan pasang mata, mulai dari para santri, wali santri, anggota DPRD Kabupaten Soppeng, Kasi Penmad Kemenag Soppeng hingga para pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Soppeng.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan Indonesia Raya dan gema selawat yang dibawakan secara kolosal oleh para santri.

Suasana khidmat seketika berubah menjadi haru dan bangga saat kilas balik perjalanan 24 tahun Ponpes Darunnaiem Pesse yang dibacakan oleh Pembina Pondok, Firman.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnaiem Pesse, Ustadz Najamuddin, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang lembaga yang dipimpinnya.

Dua puluh empat tahun bukanlah waktu yang singkat, selama lebih dari dua dekade, Pesantren Darunnaiem yang berada di Desa Pesse yang jauh dari kota itu berkembang dari berbagai keterbatasan dan menjadi lembaga pendidikan yang terus mendapat kepercayaan dari masyarakat. Perjalanan tersebut tidak terlepas dari perjuangan para pendiri yang meletakkan fondasi pesantren dengan penuh ketulusan dan pengorbanan.

Saat didirikan oleh Almarhum H. Abd. Rayid belum memiliki fasilitas yang memadai. Namun, semangat untuk menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas menjadi kekuatan utama dalam membangun dan mengembangkan pesantren.

“Kini alhamdulillah kita telah meluluskan ratusan alumni yang tersebar di berbagai sektor masyarakat. Fokus kita ke depan adalah memperkuat literasi digital santri tanpa mengorbankan khazanah kitab kuning,” ujar Najamuddin.

Memasuki usia ke-24 tahun, keberadaan Ponpes Darunnaiem dinilai tidak hanya diukur dari pembangunan fisik yang terus berkembang, tetapi juga dari kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia yang berkiprah di berbagai bidang.

Memasuki usia ke-24 tahun, Pondok Pesantren Darunnaiem Pesse memikul tanggung jawab untuk melanjutkan amanah para pendiri melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan dakwah, pembinaan generasi muda, serta pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

Milad tahun ini tidak sekadar menjadi perayaan bertambahnya usia lembaga, melainkan juga pengingat bahwa perjuangan membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi negeri harus terus dilanjutkan.

Dengan semangat menjaga amanah para pendiri dan melanjutkan estafet pengabdian, Darunnaiem Pesse diharapkan terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!