WARTASULSELNEWS.COM – Perjalanan panjang Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnaiem Pesse dalam kancah pendidikan Islam menorehkan catatan positif. Pada perayaan Milad ke-24 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Pesse, Kecamatan Donri-donri pada Minggu, 14 Juni 2026 lembaga ini mendapat pujian khusus dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, Kaharuddin., S. Pd.I., M.Pd.I
Dalam acara yang bertajuk ” Mencetak Generasi Qur’ani Berkerakter, Membumikan Mauizatul Hasnah Melalui Qoulan Layyina, Saidan Ma’rufa” Kaharuddin menegaskan bahwa, Ponpes Darunnaiem Pesse telah berhasil membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas kepesantrenannya.
Menurutnya, 24 tahun perjalanan Pondok Pesantren Darunnaiem Pesse merupakan bukti bahwa perjuangan yang dibangun dengan keikhlasan akan melahirkan keberkahan. Pesantren ini bukan hanya mendidik santri menjadi cerdas, tetapi juga membentuk pribadi yang beradab, menghormati guru, mencintai orang tua, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Pujian tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan dari Pimpinan Ponpes Darunnaiem Pesse, Ustadz Najamuddin, alumni dari pesantren ini kini telah tersebar di berbagai sektor.
Dikatakan Kaharuddin, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, Pesantren memiliki peran sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
“Karena itu, santri hari ini harus menjadi generasi yang kuat dalam ilmu agama, terbuka terhadap perkembangan zaman, namun tetap kokoh memegang akidah Ahlussunnah wal Jamaah. Anak-anakku para santri, Ketika kalian meninggalkan pesantren, jangan pernah tinggalkan nilai-nilai pesantren, ” ucapnya.
Selain Milad kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penamatan santri tingkat RA, MI, MTs, MA dan Kitab Yanbu’a.
kaharuddin berharap agar tetaplah rendah hati meski berilmu, tetaplah menghormati guru meski telah berhasil, dan tetaplah mencintai bangsa sebagaimana pesan Guru-gurutta.
“Hubbul Wathan Minal Iman” — cinta tanah air adalah bagian dari iman. Jadilah santri yang menebarkan kedamaian, memperkuat persaudaraan, dan menjadi solusi di tengah masyarakat, ” harapnya.
Mengakhiri sambutannya Kahar mengajak untuk mendoakan Pondok Pesantren Darunnaiem Pesse semakin maju, melahirkan generasi penerus ulama yang berilmu, berakhlakul karimah, dan membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Acara ditutup dengan ceramah oleh Ustadz Abd. Hafid Mappatoba dan doa bersama untuk keberkahan lembaga serta keselamatan bangsa.


















