WhatsApp Image 2026-08-04 at 21.20.01
previous arrow
next arrow


DaerahEdukasiKesehatan

Istri Stroke Suami Pincang, Baznas Soppeng Hapus Air Mata Warga Jampuserengnge

23
×

Istri Stroke Suami Pincang, Baznas Soppeng Hapus Air Mata Warga Jampuserengnge

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Duka mendalam dan ujian hidup yang teramat berat menyelimuti salah satu sudut Kampung Jampuserengnge, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng.

Di sebuah hunian sederhana, sepasang suami istri harus berjuang bertahan hidup di tengah keterbatasan fisik yang parah. Sang istri kini hanya bisa terbaring tak berdaya akibat serangan stroke, sementara sang suami mengidap keterbatasan fisik (pincang) yang membuat langkah kakinya begitu terbatas.

Kondisi tersebut membuat roda perekonomian keluarga ini terhenti total. Hilangnya sumber mata pencaharian utama memaksa mereka bergantung pada uluran tangan dan belas kasih sesama. Sang suami yang pincang, dengan segenap sisa tenaga yang dimiliki, setia merawat dan mendampingi sang istri yang tak lagi bisa beraktivitas.

Mengetahui derita yang memilukan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng bergerak cepat mendatangi lokasi. Kedatangan tim BAZNAS Soppeng ibarat secercah harapan yang menghapus air mata kesedihan dan keputusasaan keluarga di Jampuserengnge ini.

Bantuan kemanusiaan berupa santunan operasional kesehatan serta paket bahan pokok (sembako) diserahkan langsung di tempat kediaman mereka. Isak tangis haru tak membendung saat bantuan tersebut diterima oleh pihak keluarga.

Ketua BAZNAS Soppeng, Satturi menegaskan bahwa aksi tanggap ini merupakan wujud nyata penjelmaan dari titipan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzakki yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan (mustahik).

​”Kami sangat tersentuh melihat ketabahan dan ujian berat yang dialami keluarga ini. Kehadiran BAZNAS Soppeng hari ini bukan sekadar membawa bantuan materi, tetapi untuk menyampaikan pesan kasih bahwa mereka tidak sendirian. Semoga bantuan ini sedikit menghapus air mata, meringankan beban hidup, dan membawa keberkahan serta semangat kesembuhan,” ujar Satturi. Jum’at (7/8/2026).

Sambil memegang erat tangan tim dari BAZNAS Soppeng, pihak keluarga menguapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian yang diberikan. Bagi mereka, perhatian dari BAZNAS Soppeng di saat mereka berada di titik terendah kehidupan adalah nikmat yang teramat besar.

Kisah dari Jampuserengnge ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Soppeng akan pentingnya rasa empati dan saling berbagi. BAZNAS Soppeng pun mengajak seluruh masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk menyalurkan zakat dan sedekahnya, agar semakin banyak air mata duka warga miskin dan tertimpa musibah yang dapat dibasuh bersama. (EDA) 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!