WhatsApp Image 2026-04-14 at 12.39.05
previous arrow
next arrow














HJS765 RS

HJS765 JAMPU

DaerahNews

In Memoriam Sang Pengabdi, Andi Akbar Singke

451
×

In Memoriam Sang Pengabdi, Andi Akbar Singke

Share this article

Oleh: H. A. Ahmad Saransi

WARTASULSELNEWS.COM – Senin, 27 April 2026, langit Lompengeng – Liliriaja tampak lebih redup. Sebuah kabar duka menyelimuti Bumi Latemmamala. Telah berpulang ke rahmatullah, Andi Akbar Singke (Andi Cambang), sosok pemimpin dan pengabdi yang mendedikasikan hidupnya untuk kemaslahatan masyarakat Soppeng.

Andi Akbar Singke titisan Darah Hadat Tinggi itu Lahir pada Oktober 1954, Almarhum Andi Akbar Singke membawa warisan nama besar dan integritas dari silsilah bangsawan yang luhur. Ia adalah putra dari Andi Singkerurukka (Pettabau Singke), seorang tokoh sejarah besar yang memulai pengabdiannya sebagai Pangulu Ade di Liliriaja (1921–1927) sebelum memangku jabatan Arung Lompengeng pada tahun 1927 – 1930an), Arung Ujung, pemangku adat kerajaan Soppeng dgn gelar Petta Ade Pancè.

Darah kepemimpinan Almarhum mengalir langsung dari sang ayah yang merupakan tokoh kunci dalam sejarah Sulawesi Selatan. Andi Singkerurukka adalah salah satu anggota Hadat Tinggi Sulawesi Selatan (1946–1950), bahu-membahu bersama tokoh-tokoh besar seperti Andi Pabbenteng Daeng Palawa (Raja Bone), Andi Ijo Karaeng Lalolang (Raja Gowa), dan beberapa perwakilan swapraja lainnya dalam menjaga marwah dan kedaulatan swapraja pasca-kemerdekaan. Garis keturunan ini pun tersambung kepada kakek beliau, H. Andi Cubbe Pangulu Lombo Galung, dan nenek tercinta dari tra Arung Lompengeng Hj. Andi Mundeng.

Dedikasi tanpa henti dari kiprah sang ayah sebagai anggota Hadat Tinggi diwarisi oleh Almarhum dalam bentuk pengabdian politik modern. Andi Akbar Singke dikenal sebagai politisi yang rendah hati namun teguh dalam prinsip. Amanah yang pernah beliau emban di antaranya: Anggota DPRD Kabupaten Soppeng (1999–2009) Dua periode mendedikasikan diri untuk pembangunan tanah kelahirannya. Dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (2014–2015): Membawa aspirasi masyarakat ke tingkat provinsi dengan penuh integritas.

Selamat Jalan, Sappokku, bagi kerabat dan keluarga, beliau bukan sekadar pejabat, melainkan sosok Sappo (saudara sepupu) yang hangat dan mengayomi. Kepergiannya meninggalkan kekosongan di hati masyarakat Lompengeng – Liliriaja, tempat di mana keluarga besarnya berakar dan mengabdi selama lebih dari seabad.

Kini, tugasmu telah tunai. Engkau kembali ke pangkuan Sang Khalik dengan membawa catatan amal pengabdian yang panjang, mengikuti jejak luhur para leluhurmu.

Inalillahi wa inna ilaihi raji’un.” Selamat jalan Sappokku, Andi Akbar Singke. Lompengeng, Liliriaja dan Soppeng berduka atas kepergianmu, namun sejarah akan mencatat namamu dengan tinta emas pengabdian.”







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!