WARTASULSELNEWS.COM – Dalam rangka mendorong generasi muda menjadi petani modern, KKN Tematik UNIPOL Soppeng Gandeng Penyuluh KB Kecamatan Donri-donri, Erniwaty Ningsi menggelar penyuluhan di Desa Leworeng. Selasa lalu (21/4/2026).
Penyuluhan ini lebih berfokus ke peran keluarga dalam mendukung lahirnya petani muda yang kreatif sebagai garda terdepan dalam membangun berkelanjutan mampu mengubah stigma pertanian menjadi profesi yang membanggakan dan berkelanjutan.
Program kerja ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat.
Dalam materinya, Penyuluh KB Kecamatan Donri-donri, Erniwaty Ningsi menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam membentuk pola pikir, minat, dan semangat generasi muda terhadap dunia pertanian.
“Melalui dukungan, motivasi, serta pemberian pemahaman sejak dini, keluarga dapat mendorong anak-anak untuk melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan, inovatif, dan berbasis teknologi, ” ujarnya.
Selain itu, kata dia kolaborasi antara keluarga, mahasiswa, dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya petani muda yang kreatif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dikatakan, dengan pemanfaatan teknologi dan pendekatan modern, diharapkan generasi muda mampu mengubah stigma pertanian menjadi profesi yang membanggakan dan berkelanjutan.
“Dengan demikian, peran aktif keluarga menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan regenerasi petani modern demi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan, ” tutup Erniwaty dalam materinya.
Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi serta menyampaikan berbagai pertanyaan selama kegiatan berlangsung.
Dukungan penuh juga datang dari pihak Pemerintah Desa. Kades Leworeng, Rusdi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Tematik Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.
Ia menegaskan bahwa program kerja tersebut sejalan dengan visi pembangunan desa, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.




















