WARTASULSELNEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya perencanaan masa depan dan dampak negatif pernikahan dini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Lalabata berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppenh mengadakan kegiatan penyuluhan di Pondok Pesantren Yasrib Lapajung. Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini, para santri mendapatkan edukasi tentang pengertian, faktor penyebab, serta dampak sosial, psikologis, dan kesehatan akibat pernikahan dini.
Penyuluh Agama KUA Kecamatan Lalabata, Aszriana AB dalam materinya menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai Islam tentang kedewasaan, tanggung jawab, serta tujuan pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari dakwah bil hikmah yang berorientasi pada pencegahan dan pemberdayaan remaja.
“Kami ingin memberikan pemahaman sejak dini bahwa menikah bukan hanya tentang cinta, tetapi juga tentang kesiapan mental, spiritual, dan ekonomi. Dengan memahami hal ini, anak-anak bisa fokus membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya Aszriana.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN Tematik Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL), Nurfadilah menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah dan Kementerian Agama untuk menekan angka pernikahan usia anak.
“Kami merasa bangga dapat berkolaborasi langsung dengan penyuluh agama dalam memberikan edukasi kepada siswa. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Pembina PP. Yasrib Lapajung, KM Husaini turut menyambut baik kegiatan ini dan berharap penyuluhan semacam ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar para pelajar lebih sadar akan pentingnya menunda pernikahan hingga siap secara lahir dan batin.
Melalui kegiatan kolaboratif ini, diharapkan terbentuk sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi muda Sijuk yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.




















