WARTASULSELNEWS.COM – MAN 1 Soppeng kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan unggul berbasis integrasi ilmu dan nilai keislaman melalui capaian 54 siswa yang berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026. Rabu (8/4/2026).
SPAN-PTKIN merupakan seleksi nasional masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (UIN, IAIN, dan STAIN) yang didasarkan pada prestasi akademik siswa, meliputi nilai rapor dan portofolio, tanpa melalui ujian tertulis. Seleksi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, bersifat gratis (ditanggung pemerintah), dan diperuntukkan bagi siswa kelas XII setingkat MA, SMA, SMK, maupun pesantren.
Keberhasilan 54 siswa MAN 1 Soppeng dalam jalur ini menjadi indikator kuat kualitas akademik sekaligus konsistensi prestasi peserta didik dalam proses pembelajaran.
Capaian ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan administratif dalam seleksi, tetapi juga mencerminkan kematangan akademik berbasis keilmuan keislaman, konsistensi prestasi belajar yang terukur, serta kesiapan siswa melanjutkan studi pada bidang keislaman dan sosial-humaniora. Dengan demikian, MAN 1 Soppeng semakin mempertegas posisinya sebagai madrasah yang memiliki distingsi keilmuan dan daya saing nasional.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi sistem pendidikan semi boarding school yang diterapkan di MAN 1 Soppeng, di mana peserta didik mendapatkan pembinaan yang lebih intensif dalam aspek akademik, spiritual, serta disiplin dan karakter.
Melalui pola pembinaan tersebut, siswa tidak hanya dibekali kemampuan kognitif, tetapi juga pembiasaan nilai-nilai religius, kemandirian, dan tanggung jawab yang menjadi fondasi utama keberhasilan mereka.
Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari strategi besar madrasah dalam mengarahkan masa depan peserta didik.
Ia menegaskan bahwa madrasah tidak hanya berorientasi pada kelulusan semata, tetapi juga memastikan setiap siswa memiliki arah keilmuan yang jelas, khususnya dalam pengembangan studi keislaman yang moderat dan kontekstual.
Lebih jauh, lulusan yang diterima melalui jalur SPAN-PTKIN diharapkan mampu menjadi generasi yang memiliki pemahaman keagamaan yang moderat, berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat, serta mampu menjawab tantangan global dengan perspektif keislaman yang rahmatan lil ‘alamin.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti konkret bahwa MAN 1 Soppeng merupakan pilihan strategis dan dapat menjadi referensi utama bagi orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan anaknya di jenjang menengah atas, karena mampu mengintegrasikan keunggulan akademik, nilai-nilai keislaman, serta peluang nyata melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi tanpa tes. Dengan sistem semi boarding school dan pembinaan yang terarah, MAN 1 Soppeng terus hadir sebagai madrasah unggul yang memadukan ilmu, iman, dan masa depan.
Keberhasilan 54 siswa lolos SPAN-PTKIN ini bukan sekadar capaian statistik, melainkan refleksi nyata dari kualitas pendidikan madrasah yang terus berkembang, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Dari madrasah, lahir generasi berilmu, beriman, dan siap berkontribusi dalam membangun peradaban yang berkemajuan.


















