Daerah

Bahas Ketersediaan Air Bersih,Wabup Soppeng Temui Kepala BBWS

750
×

Bahas Ketersediaan Air Bersih,Wabup Soppeng Temui Kepala BBWS

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Soppeng terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan ketersediaan air bersih. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan audiensi usulan pembangunan intake dan jaringan transmisi Sungai Ara yang digelar di Ruang Rapat Baliase BBWS Pompengan Jeneberang, Makassar pada Rabu, (11/2/2026).

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle bersama perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Soppeng Ir. Pujiarman, ST., MT., IPP (Kabid Cipta Karya).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng memaparkan kondisi eksisting layanan air bersih serta kebutuhan mendesak masyarakat terhadap ketersediaan sumber air baku baru.

Disampaikan bahwa potensi sumber air baku di Kabupaten Soppeng cukup besar, khususnya dari Sungai Lawo Ara. Namun hingga saat ini, pemenuhan kebutuhan air bersih masih bergantung pada sumber Ompo.

Data PDAM Soppeng mencatat sebanyak 9.024 pelanggan terdaftar, namun hanya 7.023 pelanggan yang aktif dan dilayani secara bergiliran akibat keterbatasan air baku, sementara 1.992 pelanggan lainnya tidak aktif. Kondisi ini berdampak signifikan, terutama di wilayah kecamatan kota yang mengalami krisis air cukup serius.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Soppeng mengusulkan pembangunan sarana air baku berupa intake dan jaringan pipa transmisi dari Sungai Ara.

Untuk merealisasikan hal tersebut, diperlukan komunikasi dan koordinasi lanjutan dengan Kepala Balai BBWS Pompengan Jeneberang guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber air yang ada.

Dari sisi teknis dan perencanaan, masih terdapat sejumlah hal yang perlu disinkronkan, khususnya dengan Direktorat Cipta Karya.

Dalam audiensi tersebut disampaikan bahwa pihak Cipta Karya siap mendukung pembangunan jaringan distribusi apabila sumber air baku telah tersedia. Oleh karena itu, sinergi antara bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Cipta Karya menjadi kunci percepatan realisasi program penyediaan air bersih ini.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Soppeng telah menganggarkan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Penekanan diberikan pada perencanaan desain intake dan jalur pipa yang matang guna menjamin ketahanan fasilitas dalam jangka panjang serta menekan biaya operasional, termasuk melalui review desain agar tidak bergantung pada sistem pompa berbiaya tinggi.

Pembangunan intake dan jaringan transmisi ini direncanakan sebagai kegiatan multiyears, sehingga komitmen penganggaran harus dikunci hingga proyek tuntas agar tidak terhenti di tengah jalan.

Selain itu, dalam pertemuan turut dibahas kemungkinan pembangunan embung sebagai penampungan air yang dapat dimanfaatkan pada musim kemarau, termasuk opsi pompanisasi berbasis solar cell sebagai alternatif efisiensi energi.

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan koordinasi lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan pemerintah pusat dalam mewujudkan sistem penyediaan air bersih yang berkelanjutan dan merata bagi masyarakat Kabupaten Soppeng. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!