WARTASULSELNEWS.COM – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Soppeng terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter dan berakhlak.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti oleh para pendidik dan tenaga kependidikan MTs Negeri Soppeng.
Kepala MTs Negeri Soppeng, Siliwarni Karim mengatakan, kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi para pendidik bahwa proses pembelajaran di sekolah hendaknya tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan saja, melainkan juga mengutamakan keteladanan serta penciptaan suasana belajar yang aman, bermakna, dan sarat kasih sayang.
”Melalui penguatan nilai-nilai Panca Cinta ini, kami berharap para tenaga pendidik mampu mengimplementasikannya secara nyata di dalam ruang kelas. Pendidikan berbasis cinta akan membentuk generasi peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki rasa empati, kepedulian, dan akhlakul karimah,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Jumat–Sabtu (25–26/9/2026) ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten. Pada hari pertama, peserta dibekali materi Cinta Allah & Rasul yang dibawakan oleh H. Alimin, S.Ag., M.Pd.I dan Muh. As’ad, S.Ag., serta materi Cinta Ilmu oleh Drs. Muhammad Islam, M.Pd.I.
Sementara pada hari kedua, workshop dilanjutkan dengan sesi Cinta Alam bersama Drs. Sudirman, M.Pd.I, materi Cinta Diri & Sesama oleh Suharwan, S.Pd.I., M.Pd.I dan Mardatang, S.Ag., M.Pd.I, serta materi Cinta Tanah Air yang dipaparkan oleh Dr. Hj. Sumarni, S.Pd.I., M.Pd.I.
Dengan terlaksananya workshop ini, MTs Negeri Soppeng menegaskan kesiapannya untuk terus melangkah dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan madrasah yang humanis dan berkarakter.














