WARTASULSELNEWS.COM – Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DTD) Banser Angkatan VII yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Soppeng resmi berakhir dengan penuh keharuman sejarah. Sebanyak 67 peserta dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi pembaiatan yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darushshalihin Berru. Sabtu malam (19/9/2026).
Prosesi sakral pembaiatan dipimpin langsung oleh Kasatkorwil Banser Sulawesi Selatan, H. A. Abbas Rauf, S.Sos.I. Momentum pelaksanaan DTD kali ini mencatatkan sejarah istimewa yang belum pernah terjadi sebelumnya, di mana jajaran Pimpinan Wilayah Ansor Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kasatkorwil Banser Sulsel hadir dan mengawal secara intensif seluruh rangkaian kaderisasi dari awal hingga tuntas.
Selama kegiatan, para peserta dibekali serangkaian materi krusial oleh para pemateri berkompeten untuk memperkuat pemahaman keorganisasian, wawasan keagamaan, serta kebangsaan, antara lain: Keorganisasian dan Kepemimpinan oleh Ismail Mangngaga, S.Pd.I, Advokasi dan Bantuan Hukum oleh Rusdianto, SH., MH, Ke-Banser-an oleh H. A. Abbas Rauf, S.Sos.I, Ke-Aswaja-an oleh Ismail Mangngaga, S.Pd.I, Ke-Ansor-an oleh Muhammad Ridwan Yusuf, Ke-NU-an oleh Ahmad, S.Ag., M.Th.I , Islam Nusantara oleh Bakhtiar Ma. Saleh Dalil & Amaliyah Aswaja oleh H. Muh. Taslim Basri Daud, Lc serta Bela Negara oleh Kapolsek Lalabata.
Ketua PC GP Ansor Soppeng, Sukardi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini.
”Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan DTD Angkatan ke-VII PC GP Ansor Kabupaten Soppeng telah terlaksana dengan baik. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh sahabat panitia yang telah bekerja keras, meluangkan waktu, tenaga, pikiran, dan memberikan dedikasi terbaiknya demi suksesnya kegiatan ini,” ujar Sukardi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan agenda kaderisasi ini merupakan hasil dari kerja kolektif dan soliditas seluruh jajaran pengurus serta panitia pelaksana.
”Keberhasilan DTD Angkatan ke-VII ini bukanlah hasil kerja satu atau dua orang, tetapi merupakan buah dari kebersamaan, kekompakan, komunikasi, dan kerja sama seluruh sahabat panitia. Saya menyadari selama proses persiapan hingga pelaksanaan masih terdapat kekurangan dan kekhilafan, untuk itu saya memohon maaf atas segala hal yang mungkin kurang berkenan,” lanjutnya.
Sukardi juga berharap agar pengorbanan seluruh panitia bernilai ibadah serta menjadi pendorong semangat untuk pengabdian ke depan.
“Semoga segala lelah, waktu, tenaga, dan pengorbanan sahabat-sahabat semua menjadi amal ibadah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Mari kita jadikan keberhasilan DTD Angkatan ke-VII ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat solidaritas, militansi, dan pengabdian kita untuk agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. Terima kasih Sahabat Panitia, kalian luar biasa!” pungkas Sukardi.
Melalui pembaiatan 67 kader baru Banser ini, PC GP Ansor Kabupaten Soppeng optimistis dapat semakin memperkuat barisan pemuda NU yang militan, solid, dan siap memegang teguh amanah pengabdian bagi umat dan negara.














