WARTASULSELNEWS.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng, dalam memperkuat kualitas ibadah dan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat terus ditunjukkan secara konkret.
Salah satunya melalui pembinaan imam masjid yang diselenggarakan oleh KUA Kecamatan Lalabata bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Lalabata. Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kakan Kemenag Soppeng, H. Afdal, Camat Lalabata, Risqun, Pimpinan Baznas Soppeng, Drs. H. Kasniady, Ketua UPZ, KM. Hadiri, Kepala KUA Kecamatan Lalabata, H. Yunus Syam, Kasi PD Pontren, H. A.Muhammad Darwis serta para imam masjid se-Kecamatan Lalabata yang antusias mengikuti pembinaan.

“Imam adalah teladan, karena itu, kapasitasnya harus terus ditingkatkan, baik dari sisi ilmu, praktik, maupun kesiapan dalam memimpin pelaksanaan salat berjamaah,” ujarnya.
Selain itu, Risqun mengajak para imam masjid untuk melek literasi sebagai upaya untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mencegah informasi Hoax.
“Selain menaggkal issue-issue Hoax, literasi ini juga bisa bermanfaat mengakses literatur agama dan pengetahuan umum secara luas seperti khotbah dan pengajian lainnya, ” ucapnya.
Sementara Kakan Kemenag Soppeng, H. Afdal dalam arahannya menjelaskan tentang fungsi imam masjid. Menurutnya seorang imam masjid tidak hanya bertugas memimpin shalat berjamaah melainkan guru atau pembimbing spiritual bagi perkembangan masjid dan jamaahnya.
“Jadi Imam masjid bertanggungjawab terhadap upaya menghidupkan ruh Islam pada masjid dan jamaahnya serta menjadi konsultan jamaah dan memberikan bimbingan kemasyarakatan, ” kata Afdal.
Afdal mengatakan secara terperinci, fungsi imam masjid itu sebagai pemimpin ibadah, pembina spiritual dan agama, perekat dan pemersatu umat serta penggerak sosial.
Sebelumnya, Ketua UPZ Kecamatan Lalabata, KM. Haderi menegaskan bahwa kegiatan pembinaan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dua kali setahun.


















