WARTASULSELNEWS.COM – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Soppeng menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten, Rabu (11/2/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di Gedung Serba Guna Lapatau.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, Kakan Kemenag Soppeng, H. Afdal, Plt Kadis Kesehatan, Evinuddin, Kabag Kesra Pemkab Soppeng, Andi Taufiq, KBIH KKB dan Al-Ifadah serta para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Soppeng, Dr H. Musriadi menegaskan bahwa, berdasarkan Peraturan Presiden tentang pembentukan Kemenhaj, segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kemenhaj, tidak lagi dibawah Kementerian Agama.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa pada tahun ini Kabupaten Soppeng memperolehkuota jemaah haji yang sangat menggembirakan.
“Jika pada tahun-tahun sebelumnya kuota jemaah haji berada pada angka 237 orang per tahun, maka pada tahun ini meningkat secara signifikan menjadi 928 orang, ” ujar Dr. H. Musriadi.
Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Soppeng memperoleh alokasi 3 kloter, yaitu:
Gelombang I
– Kloter 1 : 393 orang
– Kloter 21 : 334 orang
Gelombang II
– Kloter 41 : 231 orang
Dr. Musriadi berharap melalui pelaksanaan bimbingan manasik ini, seluruh jemaah haji Kabupaten Soppeng memiliki pemahaman yang baik mengenai rukun, wajib, sunnah, serta larangan dalam ibadah haji, termasuk kesiapan mental, fisik, kesehatan, dan administrasi perjalanan.
Sementara Bupati Soppeng, H Suwardi Haseng dalam sambutannya, meminta kepada para calon jamaah haji Kabupaten Soppeng agar selalu fokus dalam mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji.
“Kesempatan ini jangan disia-siakan terutama persoalan handphone sehingga tidak khusuk dalam melaksanakan ibadah haji,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para calon jamaah haji betul-betul menjaga kesehatan.
“Saya berpesan, jaga kesehatan selama di tanah suci. Perjalanan ibadah ini cukup melelahkan, jadi jaga kondisi tubuh agar tetap prima, ” ucap Suwardi Haseng.















