HAB KEMENAG-IGRA
previous arrow
next arrow
News

Wakil Ketua DPRD Sulsel Pastikan Ruas Jalan Soppeng-Wajo Diprioritaskan Tahun 2026

987
×

Wakil Ketua DPRD Sulsel Pastikan Ruas Jalan Soppeng-Wajo Diprioritaskan Tahun 2026

Share this article
Oplus_131072

WARTASULSELNEWS.COM- Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Supriadi Arif memastikan pengerjaan sejumlah ruas jalan strategis yang selama ini dikeluhkan masyarakat khususnya Kabupaten Soppeng -Wajo akan dimulai pada tahun anggaran 2026.

Proyek tersebut akan menggunakan skema multiyears contract (kontrak tahun jamak).

ADV
ADV

Hal ini terungkap dalam rapat kerja bersama pemenang tender perencanaannya di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Selasa (14/10/2025).

Ketua DPC PPP Wajo ini menegaskan, seluruh ruas-ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Soppeng dan Wajo dipastikan masuk dalam kontrak multiyears.

“Ini pasti saya jaga dan tidak akan saya biarkan lewat begitu saja,” ujarnya.

Dikatakan bahwa pihaknya telah menandatangani MoU antara DPRD Sulsel dan Pemrov SulSel.

“Di sinilah ruang saya akan mendorong khususnya ruas-ruas provinsi yang ada di Wajo dan Soppeng untuk segera dikerjakan dan masuk dalam perencanaan 2026 (multiyears) itu,” tuturnya.

Meskipun demikian proses pekerjaan secara bertahap. “Ya akhir tahun ini di ratakan, tahun depan sudah bisa di mulai pengaspalan,” tambahnya.

Adapun ruas-ruas jalan yang dipastikan masuk dalam proyek multiyears adalah:

• Paket I: Hertasning–Aroepala–Tun Abdul Razak–Bili-Bili–Sungguminasa–Malino–Tondong (Sinjai)–Tanete hingga Tana Beru (Bulukumba). Nilainya Rp500 miliar. Proyek ini sudah masuk tahap pemrosesan di Pokja.

• Paket II: Takalar–Gowa. Mulai dari Barombong–Panciro–Galesong–Pattallassang–Malakaji hingga Sapaya. Nilainya mendekati Rp300 miliar.

• Paket III: Soppeng–Sidrap–Rappang–Pinrang–Paleteang–Lerang sampai Enrekang. Nilai proyek sekitar Rp500 miliar.

• Paket IV: Pekkae–Takkalalla menuju Wajo, lalu menyambung ke Salo Peneki, Cabbengnge, Anabanua. Nilainya sekitar Rp600 miliar.

• Paket V: Bone–Lamuru–Palattae–Tana Batue–Sanrego–Sinjai, serta ruas Lamuru–Takkalalla dan Pangkep–Parigi. Nilainya juga mendekati Rp500 miliar.

Ia pun memohon doa dan dukungan, agar semuanya dilancarkan.

“Mohon doa dan dukungan ta semua agar proses pembangunan jalan tersebut berjalan lancar,” tuturnya.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!