HAB KEMENAG-IGRA
previous arrow
next arrow
News

Kakanwil Kemenag Sulsel Launching KBC di MAN 1 Soppeng 

304
×

Kakanwil Kemenag Sulsel Launching KBC di MAN 1 Soppeng 

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM- Madrasah Aliyah (MAN) 1 Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan Pendekatan Deep Learning Serta Pemanfaatan AI Dan Coding Dalam Pembelajaran.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Sabtu, 24,25, 27 September 2025, di Aula lantai satu MAN 1 Soppeng.

ADV
ADV

Kepala MAN 1 Soppeng, Dr Musmuliadi dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan nilai kasih sayang, kearifan lokal, dan moderasi beragama sebagai ruh pendidikan di MAN 1 Soppeng.

Dr Musmuliadi, menegaskan bahwa peluncuran KBC ini adalah bagian dari ikhtiar besar madrasah untuk menghadirkan pendidikan yang beriman, sehat, cerdas, dan ceria, sekaligus menyiapkan generasi yang kompeten di era digital.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN 1 Soppeng diharapkan mampu menjadi role model madrasah inovatif yang mengintegrasikan nilai cinta, teknologi, dan kearifan lokal dalam membentuk insan cendekia berkarakter.

Sementara Kakan Kemenag Soppeng, H Afdal menekankan bahwa kurikulum ini bukan sekadar materi pembelajaran, melainkan sebuah upaya membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai kasih sayang, kepedulian sosial, dan cinta lingkungan.

“Kurikulum Berbasis Cinta ini diharapkan membimbing generasi muda agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama,” ujar H. Afdal.

H. Ali Yafid, yang sekaligus meresmikan kurikulum tersebut, menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAN 1 Soppeng. Ia menekankan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ali Yafid menegaskan bahwa Kurikulum Cinta dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial seperti konflik, kekerasan, dan kemiskinan, dengan menanamkan nilai-nilai positif dan kemanusiaan melalui pendidikan.

“Para guru, mari mulai sekarang sisipkan nilai-nilai cinta dalam setiap materi pelajaran. Tapi jangan lupa, pahami dulu buku panduannya, agar tidak salah langkah dalam mengimplementasikannya,” pesan Kakanwil Kemenag Sulsel.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!