WARTASULSELNEWS, SOPPENG — Suasana penuh khidmat dan kebanggaan mewarnai prosesi wisuda Universitas Lamappapoleonro (Unipol) yang digelar di Lamappapoleonro Convention Center (LCC) Soppeng, Rabu (30/9/2026). Di antara ratusan wisudawan, sosok Kyai Muda (KM) Haderi, S.Pd.I., M.M., mencuri perhatian publik setelah resmi dikukuhkan meraih gelar Magister Manajemen (S2).
KM. Haderi merupakan figur yang tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Soppeng. Ia mengemban dua amanah penting sekaligus dalam kesehariannya, yakni sebagai Imam Masjid Agung Darussalam Watansoppeng dan Sekretaris Desa (Sekdes) Maccile, Kecamatan Lalabata.
Keberhasilan KM. Haderi menyelesaikan studi S2 di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik dan keagamaan menjadi kisah inspiratif bagi masyarakat daerah. Dirinya membuktikan bahwa dengan kedisiplinan, niat yang tulus, dan manajemen waktu yang seimbang, pengabdian kepada umat dan tata kelola birokrasi dapat berjalan beriringan dengan pendidikan tinggi.
Pencapaian akademik yang diraih KM. Haderi ditopang oleh penelitian ilmiah yang diangkat langsung dari pengalaman dan pengamatannya di tempat bertugas. Dalam studinya ia menyusun tesis berjudul:
“Pengaruh Kinerja, Potensi Pengembangan dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Keberhasilan Pengelolaan BUMDES di Desa Maccile Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng”.
Riset ini diharapkan menjadi sumbangsih pemikiran konkret yang dapat diterapkan tidak hanya di Desa Maccile, tetapi juga oleh desa-desa lain di Kabupaten Soppeng.
Jamaah Masjid Agung Darussalam Watansoppeng mengenal KM. Haderi sebagai sosok imam yang santun dan adem saat memimpin ibadah. Sementara di Kantor Desa Maccile ia dikenal sebagai birokrat yang sigap, teratur, dan berdedikasi tinggi melayani kebutuhan warga.
Raihan gelar Magister Manajemen pada wisuda di LCC Soppeng ini mempertegas pesan bahwa ilmu keagamaan dan ilmu manajemen modern dapat saling menguatkan untuk membawa kebaikan bagi masyarakat.
Semoga gelar yang diraih KM. Haderi, S.Pd.I., M.M. membawa berkah, memajukan tata kelola pemerintahan Desa Maccile, dan menginspirasi generasi muda Soppeng untuk terus menuntut ilmu tanpa batas.














