WARTASULSELNEWS.COM — Masih ingat dengan kisah seorang calon jamaah haji Kabupaten Soppeng yang terpaksa membatalkan keberangkatannya ke Tanah Suci pada musim haji tahun lalu lantaran didapati sedang hamil? Hari ini, kisah penundaan yang sempat diwarnai haru dan keikhlasan itu akhirnya bermuara pada kebahagiaan yang tak terhingga.
Tepat pada hari Minggu, 8 November 2026, penantian tersebut berbuah manis. Sang ibu Sabriati telah resmi melahirkan buah hati pertamanya dengan sehat dan selamat di RSIA Sentosa, Kota Makassar, sekitar pukul 15:35 WITA. Bayi laki-laki tersebut lahir dengan berat badan 3,150 kg dan panjang 47 cm.
Kebahagiaan mendalam ini dirasakan langsung oleh sang suami, Nurul Iksan, yang sehari-harinya dikenal sebagai sosok pengayom masyarakat di jajaran Polres Soppeng. Ia merupakan personel Kepolisian yang mengemban tugas Bhabinkamtibmas di Desa Watu dan Desa Marioriaja. Di tengah kesibukannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat desa, Nurul Iksan kini resmi menyandang status sebagai seorang ayah.
Rasa syukur yang tak terhingga diungkapkan oleh Nurul Iksan beserta keluarga besar atas kelahiran anak pertama mereka. Bayi mungil pembawa kebahagiaan tersebut kemudian diberi nama yang sangat sarat akan makna, yakni Albi Nurzal Haj.
Selipan kata “Haj” pada nama sang anak seolah menjadi prasasti hidup yang begitu indah. Nama tersebut akan selalu merekam jejak perjalanan spiritual, penantian 8 tahun, dan kepasrahan kedua orang tuanya. Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa ketika niat suci untuk bersua di Baitullah harus tertunda oleh ketetapan-Nya, Allah SWT menggantinya dengan amanah sekaligus anugerah terindah di dunia.
Kisah keluarga kecil anggota Polres Soppeng ini memberikan pesan mendalam bagi publik bahwa takdir dan waktu yang ditetapkan Sang Pencipta tidak pernah salah. Sebuah penundaan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan ruang tunggu untuk menyambut berkah yang jauh lebih besar.
Di tengah rasa syukur yang menyelimuti keluarga, doa-doa terbaik pun terus mengalir. Kehadiran Albi Nurzal Haj diharapkan kelak membawanya tumbuh menjadi anak yang sholeh, penyejuk hati bagi kedua orang tua, serta senantiasa berbakti kepada agama, bangsa, dan negara.














