SOPPENG — Di bawah rimbungnya pohon pinus, berpadu dengan harumnya aroma cengkeh dan durian, denyut kebersamaan warga terasa begitu hangat. Suasana penuh syukur menyelimuti Lapangan Surga Badawi Tapparennge, Dusun Waessuru, Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, pada Sabtu (31/10/2026).
Warga dari Dusun Awo dan Dusun Waessuru berkumpul menggelar pesta syukuran atas limpahan hasil bumi tahun ini, khususnya komoditas cengkeh dan durian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.
Kepala Desa Umpungeng, Salahuddin., S. Ag mengungkapkan bahwa kegiatan pesta rakyat ini lahir murni atas inisiasi dan swadaya penuh warga dari kedua dusun tersebut.
”Acara ini terlaksana atas inisiasi warga masyarakat Dusun Awo dan Dusun Waessuru. Ini adalah wujud rasa syukur kami setelah tahun ini panen hasil bumi cengkeh dan durian melimpah, sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Salahuddin.
Rangkaian acara diawali pada sore menjelang malam dengan pelaksanaan salat Magrib berjemaah yang dilanjutkan dengan zikir bersama. Suasana semakin khidmat dan menyentuh hati dengan hadirnya santapan rohani melalui tausiyah yang dibawakan oleh Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.Ag.
Usai ibadah dan tausiyah, suasana keakraban berlanjut melalui pembacaan Barazanji. Perayaan kemudian berlangsung meriah dengan lantunan seni tradisional Mapadendang, alunan musik gambus, hingga malam kebersamaan warga melalui permainan domino.
Melalui perhelatan ini, masyarakat Dusun Awo dan Waessuru tidak hanya merayakan keberhasilan panen, tetapi juga terus merawat tradisi budaya lokal serta memperkokoh rasa persaudaraan di tanah kelahiran mereka.














