WARTASULSELNEWS.COM – Padatnya kesibukan di dunia akademik tidak menyurutkan langkah Dr. H. Yusri Yusuf, S.Pd., M.Pd. untuk terus menebar manfaat di tengah masyarakat. Dosen Politeknik Pertanian Negeri Pangkep ini konsisten memanfaatkan waktu libur akhir pekannya untuk melakukan safari ceramah pernikahan di wilayah Sulawesi Selatan.
Di tengah rutinitas mendidik mahasiswa dan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dr. Yusri memilih ruang-ruang resepsi pernikahan sebagai sarana pengabdian. Baginya, momentum pernikahan adalah titik awal pembentukan karakter masyarakat, sehingga nasihat yang diberikan harus mampu menyentuh aspek spiritual sekaligus realitas kehidupan sehari-hari.
Penyampaian tausiyah memiliki daya tarik tersendiri. Sebagai seorang akademisi sekaligus muballigh yang berlatar belakang pendidikan doktor, ia tidak hanya menyampaikan dalil-dalil syariat, tetapi juga mengemasnya dengan gaya bahasa yang terstruktur, lugas, dan relevan dengan dinamika pasangan muda saat ini.
“Pernikahan itu mirip dengan proses belajar yang tidak pernah usai. Ruang kelasnya adalah rumah tangga, dan kurikulumnya adalah kesabaran serta saling memahami setiap hari,” tutur Dr. Yusri di sela-sela kesibukannya. Sabtu (12/9/2026).
Sebagai sosok yang dibesarkan dalam tradisi keilmuan di Ponpes Yasrib, Dr. Yusri mahir menyajikan dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadis secara mendalam. Namun, kapasitasnya sebagai doktor di bidang pendidikan menjadikan materi nasehat perkawinan yang dibawakannya terasa sangat praktis dan mudah dicerna oleh generasi muda maupun orang tua.
”Ilmu yang saya dapatkan di Pesantren Yasrib Soppeng adalah fondasi agama, sementara dunia akademis melatih cara menyampaikannya agar tetap relevan dengan zaman. Pernikahan itu ibarat ikatan ibadah panjang yang membutuhkan ketakwaan sekaligus manajemen hidup yang baik,” ungkap Dr. Yusri.
Aktivitas safari ceramah pernikahan di akhir pekan ini tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan undangan hajatan warga, tetapi juga sebagai wadah pengabdian masyarakat secara luas. Kehadiran Dr. H. Yusri Yusuf di tengah masyarakat sering kali menjadi ajang reuni dan perekat silaturahmi antara alumni pesantren serta sesama pendidik.
Respon hangat dari para tuan rumah dan tamu undangan membuktikan bahwa sosok mubalig berlatar belakang akademisi sekaligus alumni pesantren memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Langkah yang ditempuh Dr. Yusri menjadi bukti nyata bahwa peran seorang pengajar dan alumni pesantren mampu memberikan dampak positif yang nyata di luar tembok kampus.














