DaerahEdukasiHajiInternasionalKemenhajKesehatanNasionalOlahragaPendidikan

Pertama di Indonesia! Kemenhaj Soppeng Resmi Luncurkan Outbound Manasik Haji dan Kesehatan

539
×

Pertama di Indonesia! Kemenhaj Soppeng Resmi Luncurkan Outbound Manasik Haji dan Kesehatan

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — Terobosan baru dalam persiapan ibadah haji resmi bergulir dari Bumi Latemmamala. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, meluncurkan secara resmi program Outbound Manasik Haji dan Manasik Kesehatan untuk musim haji 1448 H/2027 M di Kabupaten Soppeng, Kamis (10/9/2026).

​Mengusung tema “Hajj Health Adventure — Petualangan Sehat Menuju Baitullah”, program ini menjadi inovasi perdana di Indonesia. Konsepnya menggabungkan pembekalan fikih manasik dengan simulasi aktivitas fisik dan edukasi kesehatan yang interaktif, menyenangkan, serta ramah lansia.

​Rangkaian acara diawali dengan senam jantung sehat dan senam lansia di Taman Gapis Watansoppeng. Kegiatan ini diikuti langsung oleh ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) musim 1448 H/2027 M bersama tim pengelola kesehatan haji.

​Kakan Kemenhaj Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, S.Ag., M.HI dalam laporannya menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kolaborasi lintas sektor antara Kemenhaj, Dinas Kesehatan, RSUD Latemmamala, hingga Puskemas setempat.

Dikatakan, program ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan fisik calon jamaah—terutama lansia dan jamaah dengan kondisi kesehatan khusus—saat berada di Tanah Suci.

​”Dengan tagline ‘Siap Ibadahnya, Sehat Fisiknya, Tenang Mentalnya’, program ini memadukan gerak fisik dan edukasi secara seimbang. Kita ingin memastikan kebugaran jamaah terus terjaga sejak dinyatakan istitha’ah hingga hari keberangkatan,” ujar Musriadi.

​Ia menambahkan, konsep outbound berbasis kesehatan haji ini merupakan yang pertama di Indonesia. Harapannya, model pembinaan ini bisa sukses di Soppeng dan menjadi percontohan nasional.

​Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi para calon jamaah. Menurutnya, panggilan menunaikan ibadah haji merupakan sebuah kehormatan dan kenikmatan luar biasa yang tidak didapatkan oleh semua orang.

​”Bisa menunaikan ibadah haji adalah kenikmatan luar biasa. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan fisik, mental, serta pemahaman rukun haji sebagaimana mestinya. Meski program outbound ini bukan sebuah kewajiban dan tidak dipaksakan bagi yang tidak sanggup, ini adalah hal yang sangat baik untuk pembinaan kesehatan dan kebugaran jamaah,” ungkap Suwardi Haseng.

​Bupati Soppeng juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung sinergi antara Kementerian Haji, instansi kesehatan, pembimbing manasik, dan seluruh pihak terkait demi meningkatkan disiplin serta kekompakan jamaah. Hal ini penting mengingat kondisi cuaca dan medan di Tanah Suci akan sangat berbeda dengan di Indonesia.

​Di akhir sambutannya, atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng serta seluruh jajaran yang telah memprakarsai inovasi berharga ini.

​Kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenhaj Prov. Sulsel H. Ikbal Ismail, S.Ag., MA., Sekretaris Dinas Kesehatan Prov. Sulsel Dr. H. Muhammadong, SKM., M.Kes., Kadis Kesehatan Soppeng Drs. Muhammad Evinuddin, MPA., Direktur RSUD Latemmamala dr. Hj. Sitti Mudirusniah, M.Kes., Sp.KJ., serta jajaran KBIHU, perbankan syariah, Baznas, dan para camat se-Kabupaten Soppeng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!