WARTASULSELNEWS.COM – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Soppeng kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam mengawal tagline Kemenag Berdampak. Tepat pada Rabu (1/7), sebanyak 75 siswa madrasah resmi mulai menerima penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap I Tahun 2026.
Penetapan penerima beasiswa ini berbasis pada validitas data sistem Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama RI, yang menjamin proses penyaluran berjalan akuntabel dan tepat sasaran. Langkah ini juga menjadi implementasi langsung dari Keputusan Sekjen Kemenag RI terkait bantuan pendidikan bagi siswa MA/SMA sederajat.
Demi menghindari antrean mengular dan menjaga kenyamanan siswa, BRI Unit Batu-Batu selaku bank penyalur menerapkan strategi khusus, yaitu membagi jadwal pencairan ke dalam delapan gelombang.
Kepala MAN 2 Soppeng, Basrah, turun langsung ke lokasi didampingi Wakamad Kesiswaan untuk mengawal pencairan Gelombang I. Kehadiran pihak madrasah ini bertujuan meminimalisir kendala administratif di lapangan.
“Arahan untuk membagi ke dalam delapan gelombang murni dari pihak BRI Unit Batu-Batu, dan kami sangat mendukung langkah ini demi kelancaran pelayanan perbankan bagi siswa kami,” ujar Basrah Kepala MAN 2 Soppeng.
Sebagai bentuk transparansi, pihak madrasah mewajibkan seluruh siswa yang telah mencairkan dana untuk segera menyetorkan fotokopi bukti transaksi ke ruang administrasi sekolah pada hari kerja. Langkah ini penting guna pemutakhiran data laporan ekosistem digital Kementerian Agama.















