WARTASULSELNEWS.COM – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Soppeng menyiapkan sistem pengamanan blokade berlapis saat proses pemulangan jamaah haji di Gedung Lapatau. Sistem tersebut diterapkan untuk mengantisipasi penumpukan penjemput dan kendaraan di area Lapangan Gasis dan Gedung Lapatau.
PPIH Kabupaten Soppeng yang juga Kabag Kesra, Andi Taufik mengatakan, pihaknya membagi area penjemputan ke dalam dua ring pengamanan.
“Jadi, di dalam proses pemulangan ada dua ring blokade,” ujar Andi Taufik. Minggu (31/5/2026).
Ia menjelaskan, hanya penjemput saja yang sudah ada id cardnya yang diperbolehkan masuk.
Menurut Taufik, kebijakan tersebut diterapkan agar tidak terjadi penumpukan pengunjung di area dalam Lapangan Gasis hingga Gedung Lapatau.
“Agar pengunjung tidak banyak menumpuk di dalam, kami batasi satu mobil satu orang sama sopir jadi dua, jadi kita mulai dari kecamatan terjauh dulu, ” jelasnya.
Sekedar informasi, jemaah haji kloter 1 berangkat dari Bandara Jeddah pada Senin (1/6) pukul 03.30 Waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar dihari yang sama pada tanggal (1/6) pukul 22.30 WITA.
Dari Bandara Hasanuddin, seluruh jemaah haji akan dikumpulkan di Asrama Haji. Selanjutnya berangkat ke Kabupaten Soppeng. Diperkirakan jemaah haji akan tiba di Kabupaten Soppeng pada Selasa (2/6) siang sekira pukul (10.00- 11.00).


















