WARTASULSELNEWS.COM – Sebanyak 393 jemaah haji asal Kabupaten Soppeng resmi dilepas dari Embarkasi Makassar dalam Kloter 1 musim haji 1447 H/2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4), dalam suasana tertib dan penuh antusias dari para jemaah yang didampingi petugas haji serta panitia embarkasi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ishaq Iskandar, yang mewakili gubernur, berpesan agar para jemaah memanfaatkan kesempatan berhaji dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan bahwa para jemaah merupakan tamu Allah SWT yang terpilih.
“Luruskan niat semata-mata karena Allah SWT, perbanyak kesabaran, serta junjung tinggi kebersamaan dan saling tolong-menolong,” ujarnya.
Ia juga mengimbau jemaah meninggalkan sikap egoisme serta mendoakan bangsa Indonesia agar lebih sejahtera.
Sebagai simbol pelepasan, M. Ishaq Iskandar menyerahkan bendera Merah Putih kepada ketua kloter. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dan meraih predikat haji mabrur.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerin Haji dan Umrah (kemenhaj) Sulsel H Iklbal Ismail, menjelaskan, Kloter UPG 1 dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 22 April 2026 pukul 03.20 WITA, setelah sebelumnya masuk asrama haji pada 21 April 2026.
Secara keseluruhan, pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Makassar tahun ini terbagi dalam dua gelombang, yakni 21 kloter pada gelombang pertama dan 22 kloter pada gelombang kedua.
Selama di embarkasi, jemaah mendapatkan berbagai layanan terpadu melalui sistem one stop service, mulai dari pengurusan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian living cost, hingga penyerahan dokumen perjalanan. Selain itu, tersedia layanan baru berupa kartu Nusuk dan fasilitas Mecca Route (Fast Track) yang memungkinkan pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan langsung di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menyampaikan bahwa jemaah haji Soppeng mendapat keistimewaan sebagai kloter pertama yang berangkat penuh dari Embarkasi Makassar tahun ini.
“Ini pertama kalinya kami berangkat di kloter pertama secara penuh. Jumlah jemaah juga meningkat signifikan hingga tiga kali lipat dari kuota normal,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah jemaah tersebut merupakan bagian dari upaya pengurangan daftar tunggu yang selama ini cukup panjang. Kabupaten Soppeng sendiri termasuk dalam empat daerah dengan jumlah jemaah terbanyak di Sulawesi Selatan, bersama Bone, Wajo, dan Gowa.
Penyelenggaraan haji Embarkasi Makassar tahun ini dijadwalkan berlangsung selama 31 hari hingga 21 Mei 2026, dengan kepulangan jemaah dimulai pada 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pemerintah pun memastikan seluruh fasilitas dan layanan telah dipersiapkan secara optimal demi kelancaran ibadah para jemaah.
Pelepasan jemaah haji Kloter 1 ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rahmatika Dewi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, serta Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.




















