Daerah

Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Maros Usung Tema Ramah Lansia dan Disabilitas

282
×

Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Maros Usung Tema Ramah Lansia dan Disabilitas

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros menggelar Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten di Masjid Agung Nur Ar Rahman Maros, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” yang diikuti 610 calon jemaah haji serta satu orang pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Maros, unsur Forkopimda, Ketua Komisi I DPRD Maros, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, dalam sambutannya mengatakan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik sehingga jemaah perlu mempersiapkan kesehatan sejak dini.

“Haji adalah ibadah fisik. Jemaah diharapkan menjaga kesehatan dengan membiasakan berjalan kaki serta melakukan aktivitas fisik lain yang tidak terlalu berat,” kata Ikbal Ismail.

Ia juga menyampaikan adanya perubahan kebijakan dalam penentuan kuota haji nasional. Penetapan kuota yang sebelumnya didasarkan pada jumlah penduduk muslim kini ditentukan berdasarkan daftar tunggu (waiting list) jemaah haji.

Selain itu, Ikbal Ismail menyebutkan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun jemaah haji Kabupaten Maros tergabung dalam 8 Kelompok Terbang (Kloter) Embarkasi Makassar.

Manasik haji terintegrasi ini diikuti oleh jemaah dari berbagai rentang usia. Jemaah tertua tercatat atas nama Hj. Haje berusia 99 tahun, sementara jemaah termuda atas nama Ayu berusia 15 tahun.

Sementara itu, Bupati Maros dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros yang dinilai tetap mampu memberikan pelayanan optimal kepada jemaah haji meskipun memiliki keterbatasan sumber daya manusia.

“Dengan sumber daya manusia yang terbatas, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros tetap mampu memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji,” kata Bupati.

Bupati juga mengingatkan para calon jemaah haji agar meluruskan niat dalam menunaikan ibadah haji semata-mata karena Allah SWT. Ia berharap, di bawah kepemimpinan H. Ikbal Ismail sebagai Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, kualitas pelayanan haji dan umrah ke depan semakin meningkat dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

Diketahui, manasik haji terintegrasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada calon jemaah haji terkait tata cara pelaksanaan ibadah, kesiapan fisik, serta pembinaan mental dan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci. (BCL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!