WARTASULSELNEWS.COM— Dalam upaya membangun kesadaran digital di kalangan generasi muda, Kepolisian Resor (Polres) Soppeng melalui Seksi Humas menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Antisipasi dan Penanggulangan Berita Hoax di Era Digital” di Aula Kampus STMIK Amika Soppeng.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasi Humas Polres Soppeng, AKP H. Husain, dan diikuti antusias oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi serta turut dihadiri Wakil Ketua STMIK Amika Soppeng, Andi Irfan, S.Kom., M.Kom, serta sejumlah dosen dan staf akademik. Rabu (5/11/2025).
Dalam sambutannya, AKP Husain menyampaikan bahwa penyebaran berita palsu atau hoax saat ini menjadi salah satu tantangan besar di dunia digital, terutama di media sosial yang digunakan secara luas oleh generasi muda.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam melawan penyebaran berita bohong. Dengan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital yang baik, mereka dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang informasi tetap sehat dan terpercaya,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan beberapa strategi praktis untuk mengenali hoax, seperti memeriksa sumber berita, memastikan tanggal dan konteks informasi, membandingkan dengan media arus utama, serta menghindari membagikan informasi yang belum terverifikasi.
Sementara itu, Wakil Ketua STMIK Amika Soppeng, Andi Irfan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak Polres Soppeng atas inisiatif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan penyuluhan ini sangat relevan dengan tantangan di era digitalisasi informasi saat ini.
“Sebagai kampus yang berbasis teknologi, kami ingin mahasiswa tidak hanya melek digital tetapi juga bijak dalam bermedia sosial. Hoax bukan sekadar masalah informasi, tetapi bisa berdampak sosial dan hukum,” tegasnya.
Acara ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana mahasiswa menyampaikan berbagai pertanyaan terkait isu-isu aktual, seperti cara melaporkan konten hoax, ciri-ciri akun penyebar disinformasi, hingga peran teknologi dalam mendeteksi berita palsu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa lebih selektif dalam menyaring informasi serta dapat menjadi duta literasi digital di lingkungannya. Pihak kampus juga berencana untuk menjalin kerja sama lanjutan dengan Polres Soppeng dalam program edukasi digital dan keamanan siber.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata dari pihak kampus kepada perwakilan Polres Soppeng sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. (Why)















