WARTASULSELNEWS.COM – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi mengumumkan hasil Anugerah Guru Prima (AGP) 2025 tingkat provinsi. Selasa (4/11/2025)
Penetapan ini dilakukan setelah melalui seleksi final yang berlangsung di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Makassar, Senin 3 Nopember 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para pendidik inspiratif yang dinilai produktif, inovatif, dan berkarakter dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Acara puncak yang digelar di Makassar itu diikuti oleh ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD hingga SMA/SMK/MA.
Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi sarana bagi guru untuk menunjukkan karya terbaiknya serta menjadi teladan di era pembelajaran transformatif berbasis kecerdasan artifisial.
“Anugerah Guru Prima bukan sekadar lomba, tetapi ruang untuk meneguhkan dedikasi guru sebagai agen perubahan di tengah disrupsi pendidikan,” ujar Prof. Hasnawi Haris.
Dalam kategori SMA/SMK/MA, Dr. Azhar Hidayah, M.Pd., guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Soppeng, sukses meraih Juara II Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia dinilai unggul berkat inovasi pembelajarannya yang kreatif, kontekstual, dan berdampak langsung terhadap peningkatan minat belajar peserta didik.
Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN 1 Soppeng, karena menunjukkan bahwa guru madrasah mampu bersaing sejajar dengan guru SMA/SMK umum di tingkat provinsi.
Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang di peroleh Dr. Azhar Hidayah.
Ia menegaskan bahwa guru madrasah memiliki kualitas, daya inovasi, dan semangat berkompetisi yang tinggi. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh guru dan siswa untuk terus berprestasi.
Keberhasilan ini juga menegaskan posisi MAN 1 Soppeng sebagai madrasah unggulan yang terus bertransformasi melalui implementasi Kurikulum Merdeka berbasis digital, humanis, dan berorientasi pada karakter.
Dr. Azhar Hidayah dikenal aktif mendampingi rekan sejawat dalam mengembangkan pembelajaran inovatif, kolaboratif, dan berakar pada nilai-nilai moderasi beragama.
Capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga bukti nyata bahwa madrasah mampu menjadi pusat keunggulan (center of excellence) dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan teknologi secara harmonis. (Ms)
























