WARTASULSELNEWS.COM – PT Pegadaian Kabupaten Soppeng gencar dalam menggaungkan literasi keuangan ke kalangan muda, terutama Gen Z.
Kali ini, ia hadir di SMAN 5 Bone. Rabu (8/10/2025).
Dengan semangat mengubah cara pandang anak muda tentang investasi bodong dan bahaya pinjaman online (Pinjol), Pemimpin Pegadaian Soppeng, Baso Sutrisno, menegaskan bahwa literasi keuangan adalah amanah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar masyarakat semakin bijak mengelola uang dan investasi.
“Edukasi keuangan harus dimulai sejak dini. Melalui Pegadaian Mengajar, kami ingin Pegadaian hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sahabat literasi di tengah masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini akan terus diperluas agar semakin banyak generasi muda memiliki bekal pengetahuan keuangan untuk masa depan yang lebih baik.
Selain itu, Baso menekankan pentingnya kehati-hatian dalam memilih produk keuangan.
Menurutnya, masyarakat diajak untuk memeriksa legalitas lembaga keuangan serta memahami skema investasi yang ditawarkan.
“Kami ingin masyarakat semakin cerdas secara finansial dan tidak mudah tertipu oleh iming-iming keuntungan besar dari investasi yang belum jelas legalitasnya,” ujarnya.
Antusiasme tinggi dari para siswa, menandai keberhasilan program ini. Pegadaian menegaskan komitmennya mendukung gerakan literasi keuangan nasional, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
























