WARTASULSELNEWS.COM- Pondok Pesantren Yasrib Lapajung menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Senin (6/10/2025).
Acara ini semakin istimewa dengan hadirnya Kepala Subdirektorat Guru & Tenaga Kependidikan RA, Km. H. Wahyudi, Ja’far S.Ag., M.Si, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya menjaga kesehatan para santri. Dalam kunjungannya, ia ikut serta mengecek kesehatannya.
Dalam kesempatan itu, Wahyudi mengatakan, sebagai kapasitas orang pusat hadir melihat kegiatan Kementerian Kesehatan. Selain itu, saya kembali ke kampung sendiri sebagai Alumni.
“Jadi Program Cek Kesehatan Gratis ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menyiapkan generasi muda yang sehat secara jasmani dan rohani. Ini sejalan dengan nilai-nilai inti setiap agama yang menekankan pentingnya kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan keberlangsungan hidup, ” ucapnya.
Selain itu, ia meminta kepada pihak Puskesmas untuk mengecek kesehatan para santri secara berkala.
“Kalau hari ini kita hanya pemeriksaan secara terbatas, berikut – berikutnya semua di periksa sampai di dapurnya dan tukang dapurnya,” ucapnya.
Menurutnya, Pemerintah sekarang mengintervensi untuk kesehatan dan gizi para santri kita, mulai CKG, MBG dan peran penting bagi Dinas Kesehatan adalah mengawal program prioritas presiden.
“Kami sangat salut petugas kesehatan dari sekarang sampai minimal 5 tahun kedepan akan sibuk mengurusi santri-santri dari kalangan usia dini,” ucapnya.
Ia menegaskan, program CKG bukan sekadar acara seremonial, melainkan strategi jangka panjang pemerintah untuk membentuk generasi santri yang sehat, cerdas, berdaya saing, serta berkarakter kuat melalui keseimbangan ilmu, spiritualitas, dan kesehatan fisik.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat sesaat, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Program CKG menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam membangun pendidikan Islam yang holistik. Tidak hanya memperkuat ilmu dan spiritualitas, tetapi juga menempatkan kesehatan serta kesejahteraan santri sebagai fondasi pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
























