WARTASULSELNEWS.COM – Setelah menyelesaikan penilaian pada babak penyisihan dan semi final Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) pada Jumat 3 Oktober 2025. Para dewan Hakim di Majelis Fiqhi Ula, melakukan refreshing dengan mengunjungi stand pameran kemandirian pesantren yang ada di lapangan merdeka Sengkang, samping Mesjid Agung Ummul Qura.
Salah seorang Dewan Hakim yang juga akademisi UINAM, Dr H Andi Muhammad Akmal bersama Kyai Dr Asep dari Jawa Barat dan Kiyai Dr Idris dari Jakarta, bersama LO dari Kemenag Wajo, Ust Munsar, mengabadikan moment tersebut. Termasuk saat mengunjungi stand Pameran Pontren Yasrib Soppeng.
“Kami membeli buku biografi dari AGH. Daud Ismail,(Pendiri Pontren Yasrib Lapajung ) yang ditulis oleh putrinya, Hj. Nur Inayah Daud,” tulis Dr Andi Muhammad Akmal.
Selain itu, ia juga mengunjungi dan berziarah ke makan penyebar Islam di Wajo dan SulSel, Syekh Jamaluddin diantaranya (Syekh Jumadil Kubra ) di Tosora, Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo.
Kehadiran expo menjadikan MQKI 2025 di Wajo bukan hanya ajang keilmuan, tetapi juga ruang sinergi, kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.
























