HAB KEMENAG-IGRA
previous arrow
next arrow
News

Mabruk ! Jamaah Umroh Travel Ananda Mengalami Tiga Peristiwa Penting

530
×

Mabruk ! Jamaah Umroh Travel Ananda Mengalami Tiga Peristiwa Penting

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Dalam perjalanan Umrah Travel Ananda Nurul Haramain di Arab Saudi, 15-26 September 2025, ada tiga peristiwa penting dalam satu hari pada tanggal 23 September 2025.

Dari laporan Pembimbing ibadah Travel Ananda, Dr H. Andi Muhammad Akmal, menyampaikan bahwa ketiga peristiwa tersebut adalah:

ADV
ADV

Pertama, Yaumul Wathan di Arab Saudi, Hari Nasional yang dirayakan setiap tanggal 23 September yakni perayaan tahunan memperingati penyatuan bersejarah Arab Saudi pada tahun 1932 di bawah Raja Abdul Aziz Al Saud, dan diperingati di seluruh negeri dengan acara budaya, Festival kembang api, pertunjukan patriotik  dan parade militer.

Di mekkah, kata Andi Akmal, ia lihat para pedagang menghias tokonya semeriah mungkin seperti memasang balon dan ornamen yang berwarna hijau dan putih, warna Bendera Arab Saudi. Demikian pula, saat jemaah Ananda berziarah di Museum Wahyu di dekat Jabal Tsur (Gua Hira ) Mekkah.

Kedua, Wafatnya Ketua Dewan dan Mufti Ulama Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi melaui Kerajaan mengumumkan kabar duka atas wafatnya Mufti Besar Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan Ulama Senior, Syeikh Abdulaziz Al-Asheikh. Ulama paling terkemuka di Arab Saudi itu wafat pada hari Selasa (23/9/2025), bertepatan dengan Yaumul.Wathan (Hari Nasional.Arab Saudi).

Shalat jenazahnya dilaksanakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh. Jemaah Ananda, sedang melaksanakan Ibadah Umrah kedua dengan miqat di Tan’im, saat sedang di Masjidil Haram Mekkah, juga melaksanakan shalat Gaib khusus untuk Almarhum Syekh, setelahnya baru lanjut shalat gaib untuk umum. Bahwa Program Umrah, Jemaah Ananda, dengan 3 kali Umrah ( Miqat di Bir Ali, Qarnul Manaazil dan Tan’im).

Warga yang ada di Arab Saudi, diserukan shalat gaib untuk Almarhum Syekh di seluruh Masjid, termasuk di Jeddah, seperti yang disampaikan oleh H. Andi Muhammad Akhyar, S.Pd. M.Sc. ( Mahasiswa S3 Ilmu Fisika Astronomi Islam King Abd. Aziz University, Jeddah, asal Soppeng & Dosen PNS Universitas Negeri Gorontalo).

Al-Asheikh Abd. Aziz diangkat Mufti Kerajaan pada tahun 1999. Ia menjabat sebagai ulama tertinggi di kerajaan, menafsirkan hukum Syariah dan mengeluarkan fatwa tentang masalah hukum dan sosial. Salah satu fatwa populer yang pernah ia terbitkan adalah menyebut orang-orang yang berhaji tanpa izin atau ilegal hukumnya haram dan berdosa.

Ketiga, Turunnya Hujan di Mekkah

Jemaah Travel Ananda Nurul Haramain, sedang melaksanakan rangkaian ibadah Umrah ( Sai ), hujan turun. Sebagian Warga Arab yang sedang di Masjidil Haram rela keluar untuk berdoa. Mereka bergembira dan bersyukur kepada Allah swt. atas hujan. Hal ini, jarang terjadi di Mekkah, bahkan di Arab Saudi. Hujan adalah nikmat dan berkah bagi mereka.

Orang di Mekah gembira ketika hujan datang karena hujan dianggap sebagai rahmat dari Allah swt, yang langka di daerah gurun, membawa kesejukan, membersihkan debu, dan memperkuat keimanan serta syukur karena dianggap sebagai waktu mustajab untuk berdoa.

Program Umrah Jemaah Travel Ananda Nurul Haramain selama 12 Hari ( Jeddah, Madinah dan Makkah ). Berangkat dari Makassar, Senin, 15 September dan Insyaa Allah, tiba di Makassar, Jumat, 26 September 2025.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!