HAB KEMENAG-IGRA
previous arrow
next arrow
News

Andi Muzakkir Aqil: Fraksi Demokrat Minta Program MBG Tidak Mengurangi Mutu Pendidikan

544
×

Andi Muzakkir Aqil: Fraksi Demokrat Minta Program MBG Tidak Mengurangi Mutu Pendidikan

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Fraksi Demokrat meminta agar alokasi 44 persen atau sebesar 335 triliun dana pendidikan dalam anggaran pendidikan tidak mengurangi kualitas atau mutu pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPR Andi Muzakkir Aqil, sekaligus juru bicara Fraksi Demokrat dalam rapat paripurna dengan agenda membahas pandangan umum delapan fraksi terhadap RUU APBN Tahun Anggaran 2026, Selasa, (19/8/2025) kemarin.

ADV
ADV

“Program makanan bergizi gratis yang mengambil porsi hampir setengah dari alokasi pendidikan memang penting untuk kualitas sumber daya manusia, namun tidak boleh mengurangi mutu pendidikan secara keseluruhan,” ujar Andi Muzakkir.

Dalam catatan kritis yang ia bacakan, Andi Muzakkir menyebut bahwa Fraksi Demokrat mendukung arah prioritas pemerintah.

“Namun (Fraksi Demokrat) menekankan perlunya koreksi strategis, mengembalikan porsi belanja modal, memperjelas nomenklatur belanja lain-lain, dan memastikan penguatan fiskal daerah,” kata Andi Muzakkir.

Partai berlambang Mercy itu juga menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 mencapai 5,4 persen merupakan target yang dapat dicapai untuk menjaga daya beli rakyat.

Sementara untuk inflasi yang ditetapkan 2,5 persen, Andi Muzakkir menyatakan partainya berharap pengendalian inflasi ke depan bukan hanya soal instrumen moneter dan fiskal.

“Melainkan juga keberanian menghadirkan penegakan hukum yang konsisten, sistem distribusi yang efesien, serta kebijakan pangan yang berpihak pada rakyat,” tambah Andi Muzakkir.

Adapun terkait nilai tukar yang ditetapkan pada Rp.16.500/dolar AS, menurut Fraksi Demokrat, proyeksi ini cukup konservatif di tengah dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian.

Sedangkan menyangkut asumsi harga minyak mentah Indonesia sebesar 70 dolar AS pada 2026, dinilai merupakan pijakan fiskal yang relatif realistis.

“Namun kita harus tetap waspada,” tegas Andi Muzakkir.

Dari beberapa catatan kritis tersebut, maka Fraksi Demokrat menyampaikan sejumlah rekomendasi.

“Fraksi demokrat berharap pemerintah memberikan perhatian serius atas upaya sertifikasi halal untuk menciptakan ekosistem ekonomi dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha,” kata Andi Muzakkir.

Selain itu Fraksi Demokrat juga berharap program peningkatan gaji ASN, jaringan pengaman sosial, dan subsidi yang tepat sasaran.

“Di tengah ketidakpastian global dan dinamika keamanan regional yang memberikan pengaruh domestik, kami, Partai Demokrat, mendukung pemerintah untuk melakukan penguatan aspek pertahanan,” ujar Andi Muzakkir.

Menurutnya, hal tersebut demi menciptakan efek gentar yang secara lansung akan menguatkan posisi negara di tengah situasi geo politik dan geo ekonomi dunia.

Setelah memberikan beberapa catatan kritis terhadap APBN 2026, Andi Muzakkir Aqil lalu menyampaikan sejumlah rekomendasi Fraksi Demokrat kepada pemerintah.

Salah satunya, Fraksi Demokrat menekankan bahwa belanja modal tetap perlu dijaga karena memiliki multiplayer effect yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, pencapaian lapangan kerja, serta pemerataan pembangunan.

“Fraksi Demokrat juga meminta agar pemangkasan transfer ke daerah dan dana desa yang cukup dalam harus diantisipasi dampaknya,” tambah Andi Muzakkir.

Adapun belanja hutang yang terus meningkat di tengah penerimaan yang ambisius menjadi perhatian serius Fraksi Demokrat.

“Fraksi Demokrat menilai pemerintah harus segera mendorong produktivitas di sektor rill,” tegas Andi Muzakkir.

Karena itu, Fraksi Demokrat meminta agar pemerintah melakukan inovasi pembiayaan melalui instrumen yang lebih efesien dan berorientasi pada pembangunan yang berkelanjutan…







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!