WARTASULSELNEWS.COM – Langit malam di Pondok Pesantren Yasrib tampak teduh, seolah ikut menyaksikan momen bersejarah bagi para santri terpilih. Di tengah derap langkah yang pasti dan tatapan penuh tekad, anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) berdiri tegak menanti pengukuhan mereka. Sabtu malam (16/8/2025).
Sebanyak 25 santri terpilih, satu per satu mata menatap ke depan, mengingat kembali keringat dan lelah selama latihan. Semua rasa lelah itu kini berganti menjadi rasa bangga saat Pimpinan Pondok Pesantren Yasrib Lapajung, H Muh Taslim Basri bersama jajaran, melangkah ke tengah Aula untuk secara resmi mengukuhkan mereka.
Suara pengukuhan bergema, diiringi semangat yang membara di dada. Tidak hanya sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus nanti, mereka memikul tanggung jawab menjaga martabat, persatuan, dan rasa cinta tanah air.
“Pengukuhan Paskibra bukan sekadar seremoni, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter santri. Ini bukti nyata bahwa santri itu hubbul wathan, cinta tanah air. Dengan kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan, para santri menunjukkan bahwa mereka siap mengemban amanah mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kehormatan,” ujar H. Taslim dalam amanatnya.
Senyum mereka bukan sekadar tanda bahagia, tetapi janji pada HUT RI ke-80 nanti, bendera Merah Putih akan berkibar setinggi-tingginya, seindah cita-cita para pendiri bangsa.
























