WARTASULSELNEWS.COM- Di balik wajahnya yang tenang dan senyumnya yang meneduhkan, siapa sangka tersimpan kekuatan spiritual dan semangat luar biasa dalam diri Muh Rifqi Mukhtarullah bin Ridwan, siswa MAN 1 Soppeng yang baru saja menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Latemmamala.
Lahir di Watansoppeng pada 8 April 2008 dan dibesarkan di Malaka, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, Rifqi tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nilai-nilai keislaman. Sejak kecil, ia telah menunjukkan kecintaannya pada Al-Qur’an. Perjalanan panjangnya sebagai penghafal dimulai dari huruf demi huruf, ayat demi ayat, hingga akhirnya pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025, ia menuntaskan setoran terakhir Juz 30, sebuah pencapaian yang menjadi bukti kekuatan tekad, kesabaran, dan ketulusan hati.
Namun Rifqi bukanlah sosok yang hanya tenggelam dalam dunia hafalan. Ia membagi waktunya dengan bijak, pagi hingga sore ia belajar di MAN 1 Soppeng, malamnya ia menjalankan peran mulianya sebagai Imam rawatib di Masjid Agung Darussalam, masjid besar kebanggaan masyarakat Soppeng. Ia rutin memimpin salat Maghrib, Isya, dan Subuh. Suara tilawahnya yang tartil dan menyejukkan telah menjadi bagian dari denyut spiritual masyarakat sekitar.
Di sekolah, Rifqi dikenal sebagai siswa yang aktif dan penuh dedikasi. Ia menjabat sebagai pengurus OSIS dan ROHIS, serta menjadi anggota aktif dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). Tak jarang ia mengikuti lomba-lomba KIR tingkat nasional dan membawa nama MAN 1 Soppeng ke kancah lebih luas.
Menurut Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, yang juga merupakan Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Darussalam mengatakan, Rifqi adalah anugerah sekaligus teladan nyata bagi siswa-siswi MAN 1 Soppeng.
“Ia menunjukkan bahwa menjadi hafidz bukan berarti menutup diri dari dunia prestasi dan organisasi. Justru itu menjadi dasar kuat dalam membangun karakter dan kepemimpinan. Kami bangga, dan kami yakin madrasah ini akan terus mencetak generasi sehebat Rifqi, ” kata Musmuliadi. Senin (4/8/2025)
Senada yang disampaikan Ust. Abd. Samad, S.Ag., pembina ROHIS MAN 1 Soppeng
Ia menyebut bahwa, Rifqi bukan hanya rajin menghafal, tetapi juga aktif membimbing teman-temannya dalam kegiatan dakwah, kajian, dan pembinaan iman di kalangan pelajar. Ia menjadi panutan karena akhlaknya, semangatnya, dan kedalaman ilmunya.
Kisah Rifqi adalah potret indah bagaimana pendidikan madrasah membentuk insan yang seimbang antara ilmu, iman, dan amal. Ia telah membuktikan bahwa Al-Qur’an adalah cahaya yang menuntun, sekaligus kekuatan yang mendorong untuk terus berkembang dan memberi manfaat bagi banyak orang.
Semoga langkah Rifqi menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, dan menjadi bukti nyata bahwa MAN 1 Soppeng bukan hanya tempat belajar, tapi tempat menumbuhkan mimpi dan mengukir prestasi untuk dunia dan akhirat.














