WARTASULSELNEWS.COM – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Soppeng kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Salah satu siswanya atas nama, Kurniawan, dinyatakan lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025.
Namanya secara resmi tercantum dalam Surat Penetapan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan, Nomor: 003.1/8779/BAKESBANGPOL, tertanggal 3 Juli 2025.
Seleksi tingkat kabupaten sebelumnya meloloskan empat perwakilan terbaik dari Kabupaten Soppeng menuju seleksi tingkat provinsi, yang terdiri atas dua siswa dari MAN 1 Soppeng (Kurniawan dan Salwa Daniyah Rahma) dan dua siswa dari SMA lainnya. Setelah melalui tahapan seleksi ketat di tingkat provinsi yang berlangsung pada Mei 2025, tersisa dua wakil dari Kabupaten Soppeng yang bertahan hingga tahap akhir, yaitu Kurniawan dan Salwa, keduanya siswa/siswi MAN 1 Soppeng.
Kurniawan terpilih sebagai satu dari 37 peserta putra terbaik yang akan bertugas dalam upacara kenegaraan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada HUT ke-80 Republik Indonesia.
Ia menonjol dalam disiplin, nasionalisme, ketahanan fisik, dan wawasan kebangsaan. Lebih dari itu, Kurniawan juga dikenal sebagai siswa penghafal Al-Qur’an, dengan hafalan beberapa juz yang menjadi bagian dari kesehariannya di madrasah.
Dalam proses seleksi, kepribadian Kurniawan menarik perhatian panitia. Dalam unggahan akun @paskibrakasulsel, seorang panitia membagikan momen menyentuh saat Kurniawan memilih untuk berdoa secara khusyuk sebelum mulai mengerjakan soal CAT.
“Selama dua menit saya perhatikan, seolah hanya ada dia dan Penciptanya di ruang waktu saat itu. Setelah itu, ia mengerjakan soal dengan wajah tenang dan percaya diri,” tulis panitia.
“Orang yang selalu mengingat Allah, saya percaya akan selalu dimudahkan jalannya, ” tulisnya.
Sementara itu, Salwa Daniyah Rahma, rekan satu madrasah Kurniawan, juga menunjukkan semangat luar biasa. Namun, karena kendala kesehatan yang tiba-tiba datang, Salwa harus menghentikan perjuangan di level provinsi dan tetap melanjutkan tugas sebagai anggota Paskibraka di tingkat Kabupaten Soppeng.
Pembina ekstrakurikuler Paskibra MAN 1 Soppeng, Dr. Azhar Hidayah, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas capaian ini.
“Sejak 2017, kami konsisten mengirimkan kader terbaik ke seleksi Paskibraka. Tahun ini sangat istimewa karena dua siswa kami berhasil menjadi satu-satunya wakil Kabupaten Soppeng yang lolos hingga akhir, ” ujarnya.
Sementara Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata dari kualitas madrasah.
“Kami tidak hanya mendidik secara keagamaan, tetapi juga membentuk karakter, ketahanan mental, dan semangat kebangsaan. Kurniawan dan Salwa telah membuktikan itu semua, ” ucap Musmuliadi. Jum’at (4/7/2025).
Sebagai madrasah modern, MAN 1 Soppeng terus bertransformasi menjadi pusat pembelajaran yang relevan dengan tantangan abad ke-21.
Capaian Kurniawan dan Salwa menjadi bukti kuat bahwa madrasah, khususnya MAN 1 Soppeng, adalah tempat ideal dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa nasionalis.
























