WARTASULSELNEWS.COM – Program studi teknologi akuqultur dan pasca panen perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi, Produk Olahan Ikan Berbasis Potensi Lokal” dengan melibatkan tokoh wanita dan kader Posyandu Kelurahan Lapajung. Senin (30/6/2025).
Dalam kegiatan ini, masyarakat dibekali dengan ilmu mengenai kandungan gizi pada ikan patin serta pendampingan langsung dalam pengolahan ikan patin menjadi produk bernilai jual tinggi, sekaligus teknik penanganan dan pengemasan yang tepat.
Dosen Prodi Teknologi Akuqultur Pasca Panen dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Kurniati Umrah Nur, mengatakan, ikan patin memiliki kandungan gizi seperti omega – 3 dan vitamin yang tidak kalah dari ikan salmon dan memiliki rasa serta tekstur daging yang bagus untuk diolah menjadi aneka olahan.
“Salah satunya dimsum yang merupakan cemilan yang saat ini sangat banyak digemari oleh masyarakat,” ujar Kurniati Umrah.
Dikatakannya bahwa ikan patin yang bernilai ekonomis rendah yang ada di kabupaten Soppeng dapat dimanfaatkan dan diolah secara optimal oleh masyarkat.
“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap agar masyarakat dapat membuka peluang usaha serta meningkatkan ekonomi keluarga melalui penanganan yang tepat, pemanfaatan dan pengolahan ikan patin menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi,” ujarnya.
Sementara Tokoh Wanita Lapajung mengapresiasi kegiatan tersebut serta merasa terbantu.
“Dengan kegiatan ini kami merasa terbantu karena kami menjadi tau cara mengolah dan memanfaatkan ikan patin secara optimal dengan benar sehingga nantinya dapat menjadi peluang usaha bagi kami terkhusus warga Kelurahan Lapajung,” ujarnya.














