News

1 Muharram Bersejarah, Sholat Jumat Di Masjid Agung Darussalam Dimotori MAN 1 Soppeng

562
×

1 Muharram Bersejarah, Sholat Jumat Di Masjid Agung Darussalam Dimotori MAN 1 Soppeng

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Awal tahun baru Islam di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng terasa istimewa. Suasana khusyuk dan haru mewarnai pelaksanaan Shalat Jumat perdana tahun baru 1 Muharram 1447 H yang bertepatan dengan 27 Juni 2025.

Dimotori MAN 1 Soppeng, mulai Kepala MAN 1 Soppeng Dr. Musmuliadi, tampil sebagai khatib, berkolaborasi langsung dengan Muhammad Rifki, yang juga siswa kelas XII MAN 1 Soppeng yang memimpin sholat Jum’at.

Hafidz muda ini, selain sebagai siswa juga diberikan kepercayaan sebagai salah satu Imam Rawatib tetap Masjid Agung Darussalam untuk sholat Mahgrib, Isya dan Subuh.

Tak sekadar imam muda, Rifki juga merupakan anggota aktif ekstrakurikuler KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) MANESA, yang dikenal konsisten dalam dunia riset dan publikasi karya ilmiah siswa.

Dalam momentum penuh makna ini, Rifki memimpin Salat Jumat dengan penuh ketenangan dan ketegasan suara, menunjukkan kedalaman ruhani dan kematangan karakter sebagai pelajar madrasah unggulan.

Khutbah bertema “Tiga Pilar dalam Rangka Hijrah: Muhasabah, Mujahadah, dan Muraqabah” disampaikan dengan gaya oratoris-reflektif oleh Dr. Musmuliadi.

Ia mengajak jamaah untuk memahami bahwa hakikat hijrah bukan sebagai perpindahan fisik semata, melainkan sebagai perjalanan spiritual yang berakar dari kesadaran (muhasabah), diperjuangkan dengan sungguh-sungguh (mujahadah), dan dijaga dengan kesadaran ilahi (muraqabah).

“Hijrah sejati bukanlah hanya berpindah tempat, tapi berpindah dari kelalaian menuju kesadaran, dari kemalasan menuju perjuangan, dari keterikatan dunia menuju keintiman dengan Allah,” ujar Musmuliadi dalam khutbahnya.

Penampilan harmonis antara kepala madrasah dan siswa binaannya tersebut tak hanya menghipnotis jamaah tapi memperkuat simbolisasi kepemimpinan yang menginspirasi dan regenerasi yang berkualitas.

Ini menjadi bukti konkret bahwa MAN 1 Soppeng tidak hanya mendidik siswa dari sisi kognitif, tetapi juga membina ruhani, karakter, dan kepemimpinan Islami.

Muhammad Rifki, selain dikenal sebagai seorang hafidz walaupun belum khatam 30 juz, namun telah membawa nama baik madrasah dalam berbagai lomba dan forum ilmiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!