Wartasulselnews.com – Prestasi gemilang kembali diukir oleh MAN 1 Soppeng dalam ajang Kompetisi Sekolah RYCAM 2025 (Rural Youth Climate Action Movement) yang digelar oleh LSM MATEPE bersama mitra ICCA.
Sebanyak 32 tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) ikut berpartisipasi aktif dalam kompetisi tersebut. MAN 1 Soppeng berhasil lolos ke Tahap implementasi (Tahap Kedua) dengan membawa karya bertajuk “Green Future Transformation: Edukasi Climate Change melalui P-Prof Application berbasis Android”.
Inovasi ini memadukan literasi iklim, teknologi digital, dan pendekatan edukatif yang bertujuan membentuk kesadaran kolektif siswa terhadap perubahan iklim global.
Lebih dari sekadar kompetisi, partisipasi aktif MAN 1 Soppeng dalam RYCAM 2025 adalah bentuk nyata dukungan terhadap Asta Aksi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya program Kemenag Go Green, serta mendukung inisiatif strategis Eco-Theology Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Kami ingin menanamkan pada peserta didik bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah. Melalui kegiatan ilmiah yang konkret, mereka tidak hanya belajar berpikir kritis, tetapi juga merasakan tanggung jawab spiritual terhadap lingkungan,” ujar Kepala MAN 1 Soppeng Dr. Musmuliadi. Rabu (18/6).
Dari keseluruhan peserta, hanya 16 tim terbaik dari Sulawesi Selatan yang akan dipilih untuk melaju ke tingkat nasional, dan MAN 1 Soppeng menjadi salah satunya.
Partisipasi aktif dalam ajang RYCAM ini menjadi ruang strategis bagi madrasah untuk memperkuat peran sebagai agen perubahan berbasis nilai-nilai keislaman dan keilmuan.
MAN 1 Soppeng, melalui semangat kolaboratif dan kepemimpinan berwawasan lingkungan, menunjukkan bahwa madrasah mampu menjadi pelopor solusi dan teladan perubahan di tengah krisis global yang nyata.
























