HAB KEMENAG-IGRA
previous arrow
next arrow
News

244 Peserta Didik Baru MAN 1 Soppeng Ikuti Tes Potensi Akademik dan Wawancara 

1589
×

244 Peserta Didik Baru MAN 1 Soppeng Ikuti Tes Potensi Akademik dan Wawancara 

Share this article

Wartasulselnews.com – Sebanyak 244 Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2025/2026, MAN 1 Soppeng mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 16–17 Juni 2025.

Rangkaian seleksi ini dirancang secara komprehensif untuk menjaring generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, kesehatan holistik, dan kompetensi sosial yang kuat.

ADV
ADV

Salah satu inovasi penting dalam PPDB tahun ini adalah pelaksanaan TPA berbasis Android, menggunakan aplikasi digital hasil kerja sama dengan mitra pengembang teknologi pendidikan. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat proses evaluasi, tetapi juga mencerminkan transformasi digital madrasah yang inklusif dan efisien.

Tes mencakup pengukuran bakat skolastik, kemampuan pada mata pelajaran umum, serta kemampuan berbahasa, yang menjadi indikator penting kesiapan calon siswa dalam menghadapi kurikulum berbasis riset, literasi, dan kompetensi abad 21.

Selain itu, proses wawancara personal dilaksanakan oleh tim pendidik profesional untuk menggali aspek non-akademik calon siswa, yang meliputi: Kualitas ibadah dan pemahaman nilai-nilai spiritual, Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Penelusuran bakat dan minat, Riwayat kesehatan pribadi dan kondisi lingkungan keluarga.

Kepala MAN 1 Soppeng, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya berfokus pada aspek intelektual semata, tetapi juga memprioritaskan kesiapan karakter dan spiritualitas peserta didik.

“Melalui pendekatan seleksi yang holistik ini, kami ingin memastikan bahwa siswa MAN 1 Soppeng memiliki pondasi kuat dalam iman, akhlak, serta daya saing intelektual. Kami mengintegrasikan prinsip olah hati, olah pikir, olah fisik, dan olah rasa untuk membentuk generasi yang beriman, sehat, cerdas, dan ceria,” ungkap Alumni Pondok Pesantren As’adiyah ini.

Senada dengan itu, Salama, S.HI., S.Pd.I., M.Pd.I., selaku Ketua Panitia PPDB sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan dan Keasramaan, turut menyampaikan apresiasi atas sinergi dan antusiasme seluruh pihak.

“Alhamdulillah, proses seleksi berjalan lancar dan sistematis. Penggunaan aplikasi berbasis Android sangat membantu mempercepat pelaksanaan dan pemrosesan hasil. Yang lebih penting, sesi wawancara menjadi ruang penting bagi kami untuk mengenal calon siswa secara menyeluruh—baik secara akademik, spiritual, maupun psikososial,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sebanyak 244 calon peserta didik mengikuti proses seleksi tahun ini. Jumlah ini telah disesuaikan dengan kapasitas ruang kelas yang tersedia.

Beberapa pendaftar dengan sangat terpaksa belum dapat diterima karena keterbatasan daya tampung madrasah, sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas layanan dan kenyamanan pembelajaran.

“Pembinaan di MAN 1 Soppeng bukan hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan akhlak, disiplin, dan kemandirian. Program asrama dan kegiatan kesiswaan kami desain agar selaras dengan visi madrasah dan kebutuhan generasi zaman ini,” tambahnya.

Antusiasme dan dukungan dari orang tua/wali yang hadir selama proses seleksi turut memberikan energi positif dan memperkuat suasana kebersamaan di lingkungan madrasah.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!