MAKASSAR – Memanfaatkan momentum hari Jumat yang penuh keberkahan, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Supriansa, menggelar silaturahmi penuh keakraban menjelang gelaran Rapat Pleno DPD I Golkar Sulsel.
Pertemuan santai tersebut berlangsung di lobby Hotel Claro, Makassar, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, serta Andre Prasetyo Tanta (APT), yang merupakan mantan koleganya saat bersama-sama bertugas di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Suasana hangat dan kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan antar tokoh politik ini. Meski berada dalam latar belakang tugas dan wadah politik yang berbeda, kebersamaan mereka di lobby hotel mewah tersebut tetap terjalin erat sebagai bentuk kedewasaan dalam berpolitik serta wujud komitmen merawat hubungan persahabatan.
Supriansa mengungkapkan bahwa silaturahmi yang bertepatan dengan momentum “Jumat Berkah” ini menjadi sarana penting untuk menyegarkan kembali komunikasi di luar agenda formal partai. Menurutnya, dinamika jelang Rapat Pleno Golkar Sulsel perlu dibingkai dengan semangat kebersamaan dan kesejukan agar iklim politik daerah tetap kondusif.
”Silaturahmi di hari berkah ini adalah momen untuk merajut kebersamaan dan merawat persahabatan. Diskusi santai seperti ini sering kali melahirkan pemikiran-pemikiran positif untuk kemajuan daerah,” ujar Supriansa, Jumat (9/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, berbagai topik hangat dibahas secara lepas, mulai dari kenangan masa-masa perjuangan bersama di DPRD Sulsel, perkembangan pembangunan di Kabupaten Soppeng, hingga gagasan-gagasan strategis untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan secara umum.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menilai momen silaturahmi ini jauh melampaui sekadar rutinitas perjumpaan antar pimpinan politik.
Menurutnya, perjumpaan di hari berkah bersama Supriansa dan APT bukan hanya menyegarkan ingatan akan masa-masa perjuangan bersama di parlemen Sulsel, tetapi juga menjadi bukti nyata betapa kokohnya tali persaudaraan meski kini mengemban amanah di ranah yang berbeda.
Selle menegaskan bahwa ruang-ruang diskusi cair dan penuh kehangatan seperti inilah yang sebenarnya paling efektif dalam mencairkan sekat politik, menyatukan gagasan besar, serta menjaga stabilitas dan kesejukan iklim pembangunan di Sulawesi Selatan.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diakhiri dengan foto bersama dan komitmen untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis. Momen keakraban tersebut menegaskan bahwa di atas dinamika dan agenda politik, tali silaturahmi serta persaudaraan antar tokoh di Sulawesi Selatan tetap menjadi yang utama.














