News

Nurani Strategic Sebut Penunjukan Supriansa Langkah Tepat Jaga Soliditas Golkar Makassar

1018
×

Nurani Strategic Sebut Penunjukan Supriansa Langkah Tepat Jaga Soliditas Golkar Makassar

Share this article

MAKASSAR,WSN — Penunjukan Dr. Supriansa, S.H., M.H., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar dinilai sebagai langkah catur politik yang sangat presisi. Keputusan ini dipandang ampuh untuk meredam potensi gesekan internal sekaligus menjaga soliditas partai menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda).

Kepastian transisi kepemimpinan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Skep.004/DPD/PG/SS/X/2026 yang diserahkan langsung oleh senior Partai Golkar, Ilham Arief Sirajuddin. Melalui amanah ini, Supriansa bertugas menjaga ritme organisasi hingga terpilihnya ketua definitif.

Direktur Nurani Strategic Consulting, Dr. H. Nurmal Idrus, menegaskan bahwa penunjukan Supriansa membawa angin segar bagi penataan internal partai. Menurutnya, dinamika Golkar Makassar pasca-kepindahan Munafri Arifuddin membutuhkan sosok penyeimbang yang mampu merangkul seluruh faksi.

​”Penunjukan Supriansa bisa dibaca sebagai upaya menjaga keseimbangan organisasi menjelang Musda. Ia memiliki posisi strategis di Golkar Sulsel sebagai Ketua Harian, sehingga sangat paham cara mengawal proses transisi ini,” ujar Nurmal. Jumat (9/10/2026).

Nurmal menambahkan, Supriansa memiliki nilai tambah karena berada pada posisi netral dalam peta persaingan politik lokal Makassar. Kharisma dan kapasitas komunikasinya dinilai mampu melunakkan perbedaan kepentingan di antara para kader.

​”Yang dibutuhkan Golkar Makassar saat ini bukan sekadar figur pengisi kekosongan, tapi sosok yang bisa menjaga keseimbangan, membuka ruang dialog, dan memastikan semua kader merasa memiliki kesempatan yang sama,” lanjutnya.

Mengakhiri pernyataanya, Nurmal mengingatkan agar momentum Musda mendatang dimanfaatkan sebagai ajang penyatuan kekuatan, bukan pemicu perpecahan baru.

“Jangan sampai perubahan kepemimpinan justru membuat Golkar Makassar kehilangan soliditas. Musda harus menjadi momentum konsolidasi, dan siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menyatukan kembali seluruh kekuatan partai,” tutup Nurmal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!