KemenagNasionalPendidikanRagam

Basnang Said: Nilai Pramuka dan Pesantren Satu Napas Cetak Generasi Tangguh

29
×

Basnang Said: Nilai Pramuka dan Pesantren Satu Napas Cetak Generasi Tangguh

Share this article

MALANG – Sebanyak 4.524 santri dari berbagai daerah di seluruh Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Para santri tersebut hadir untuk mengikuti ajang Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 yang berlangsung selama sepekan, mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026.

​Upacara pembukaan yang dirangkai dengan Upacara Bhinneka Tunggal Ika tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said.

​Dalam amanatnya, Basnang menegaskan bahwa pramuka santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Para santri diharapkan menjadi generasi yang turut membangun lingkungan sosial yang aman sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan.

​”Anak-anak pramuka santri adalah duta-duta antikekerasan dan antiperundungan, sekaligus duta-duta generasi santri peduli lingkungan hidup,” kata Basnang di hadapan ribuan peserta perkemahan.

​Ia menjelaskan bahwa pramuka santri juga merupakan generasi yang tangguh karena dibekali kemampuan adaptasi dan ketahanan diri yang tinggi.

​”Pramuka santri bisa bertahan hidup dan survive dalam kondisi apa pun. Ini bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

​Menurut Basnang, nilai-nilai dalam gerakan kepramukaan memiliki keterkaitan erat dengan ajaran yang selama ini ditanamkan di lingkungan pesantren.

​”Nilai-nilai Dasadarma Pramuka satu napas dengan nilai-nilai kepesantrenan. Keduanya sama-sama mengajarkan ketakwaan, cinta alam, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Basnang.

​Pada kesempatan tersebut, Basnang juga memberikan apresiasi khusus kepada Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang yang dinilainya menjadi contoh konkret penerapan kepedulian terhadap lingkungan sebagai pesantren yang hijau dan lestari.

​”Keteladanan Indonesia Asri ada di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Malang,” puji Basnang.

Mengakhiri arahannya, Basnang mengingatkan kepada seluruh peserta agar nilai-nilai dan pengalaman yang diperoleh selama PPSN VI tidak berhenti begitu perkemahan usai.

Ia meminta para pramuka santri untuk terus mengedepankan akhlakul karimah serta menjadi teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!