WARTASULSELNEWS.COM – Medan terjal, tanjakan berbatu, hingga jalur lumpur akibat tanah longsor tak sedikit pun mengendurkan langkah Warda. Sebagai Mantri BRI Unit Lalabatarilau Branch Office Watansoppeng, ia menyusuri wilayah terpencil di Sulawesi Selatan bukan sekadar untuk menjalankan tugas perbankan, melainkan membawa misi perubahan bagi ekonomi warga pelosok.
Akses jalan menuju permukiman nasabah kerap tak bersahabat. Jalur sempit penuh tikungan tajam dan tebing curam membuat kendaraan roda empat mustahil melintas. Motor tua kesayangannya kerap kali harus ditinggalkan di tengah jalan saat longsor menutup akses, memaksa Warda melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyeberangi sungai dan menembus lumpur.
“Cara menjangkau nasabah memang harus menggunakan kendaraan roda dua karena mobil tidak bisa masuk. Kalau ada longsor, ya harus berjalan kaki. Kondisi lapangannya jalan tanah, berbatu, jalan tebing, melewati sungai, hingga tikungan tajam yang menanjak,” tutur Warda mengenang perjuangannya di lapangan. Senin (24/08/2026).
Namun, tantangan terbesar Warda bukan sekadar fisik atau keganasan alam. Di awal masa bertugas, keraguan warga menjadi tembok tebal yang paling sulit ditembus.
Persepsi keliru masyarakat pelosok yang menyamakan fasilitas pinjaman perbankan resmi dengan rentenir sempat memicu penolakan. Tak patah semangat, Warda memilih pendekatan humanis. Ia menyambangi rumah demi rumah (door to door), duduk bersama warga, mendengarkan keluh kesah mereka, serta memberikan edukasi keuangan secara telaten.
Berkat kehangatan dan konsistensinya, keraguan warga pelan-pelan luntur berganti kepercayaan. Kini, semakin banyak pelaku usaha lokal yang berani memanfaatkan akses pembiayaan formal untuk mengembangkan skala usahanya.
Kerja keras dan konsistensi Warda akhirnya membuahkan hasil manis. Kepercayaan masyarakat tumbuh pesat, mengubah skeptisisme menjadi keberanian untuk bangkit. Kini, puluhan pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah pelosok tersebut mulai berani memanfaatkan fasilitas pembiayaan formal dari BRI untuk menambah modal, membeli peralatan kerja, hingga memperluas jangkauan usaha mereka.
Kisah perjuangan Warda menjadi cerminan nyata dari semangat insan Mantri BRI yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Lebih dari sekadar menjalankan fungsi transaksi perbankan, Warda membuktikan bahwa pengabdian tulus mampu membukakan pintu peluang baru, menumbuhkan harapan ekonomi, dan membawa masyarakat pelosok untuk tumbuh mandiri bersama. (*)



























