WhatsApp Image 2026-08-04 at 21.20.01
previous arrow
next arrow


DaerahOlahragaPendidikanRagam

Pesona Busana Parampa Murid RA 4 Madining Hipnotis Penonton di Limpomajang

74
×

Pesona Busana Parampa Murid RA 4 Madining Hipnotis Penonton di Limpomajang

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Suasana Jalan Poros Kelurahan Limpomajang mendadak riuh dan penuh warna pada Minggu (23/08/2026). Di tengah hembusan angin sore dan sorak-sorai penonton, rombongan murid dari RA 4 Madining berhasil mencuri perhatian puluhan pasang mata saat tampil dalam parade Karnaval Budaya memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia tingkat Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng.

Bukan sekadar pawai biasa, deretan anak usia dini ini tampil luar biasa anggun dan memesona berbalut Pakaian Parampa salah satu busana jamaah haji kebanggaan masyarakat Bugis Soppeng. Kombinasi warna busana yang cerah, hiasan kepala yang khas, serta manik-manik indah yang berkilau di bawah sinar matahari membuat langkah-langkah kecil mereka terlihat begitu memukau bak peragawan dan peragawati cilik.

​Aksi polos namun penuh percaya diri dari siswa-siswi RA 4 Madining ini tak ayal memancing gelak tawa, senyum gemas, hingga tepuk tangan riuh dari warga yang memadati sepanjang rute karnaval. Banyak di antara pengunjung yang tak ingin kehilangan momen dan berebut mengabadikan penampilan langka tersebut melalui kamera ponsel mereka.

Kepala RA 4 Madining, Hj. Hasnawati, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas antusiasme para anak didik serta dukungan penuh dari para orang tua murid.

​”Kami sengaja mengangkat Pakaian Jamaah Haji (Parampa) untuk melestarikan tradisi Bugis Soppeng sejak dini. Selain memeriahkan kemerdekaan, kami ingin menanamkan rasa bangga terhadap budaya daerah serta melatih kepercayaandiri anak-anak di hadapan publik. Alhamdulillah, penampilannya mendapat sambutan yang luar biasa dari warga,” ujar Hj. Hasnawati.

Lebih lanjut, Hj. Hasnawati menjelaskan bahwa keikutsertaan anak didiknya dalam karnaval ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan menjadi sarana edukasi karakter dan pengenalan sejarah bagi anak usia dini.

​”Melalui Pakaian Parampa ini, kami ingin mengenalkan nilai-nilai religius dan tradisi luhur masyarakat Bugis sejak mereka kecil. Anak-anak tidak hanya tampil percaya diri di depan umum, tetapi juga belajar mencintai warisan budayanya sendiri,” tambahnya.

​Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua siswa, para guru, serta panitia penyelenggara yang telah bergotong-royong mendukung penuh partisipasi RA 4 Madining.

“Kekompakan para orang tua murid sungguh luar biasa, mulai dari persiapan busana hingga pendampingan di lapangan. Tanpa dukungan mereka, penampilan anak-anak tidak akan sesemarak ini. Semoga semangat kebersamaan dan kemerdekaan ini terus tertanam dalam diri anak-anak kita,” pungkas Hj. Hasnawati.

Kemeriahan karnaval budaya tahun ini pun ditutup dengan kesan mendalam. Kehadiran RA 4 Madining tak hanya menyemarakkan peringatan kemerdekaan RI, tetapi juga berhasil menghadirkan kehangatan dan kebanggaan akan warisan budaya lokal di hati masyarakat Marioriawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!