WARTASULSELNEWS.COM – Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan membekali siswa menghadapi tantangan dunia digital melalui peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Kamis 23 Juli 2026.
Kegiatan bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan subtema “Aman di Ruang Daring” itu digelar di SD Inpres Satap Moncongloe dan SMP Negeri 5 Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Pesertanya merupakan siswa Kristen dari kedua sekolah, didampingi kepala sekolah, guru, penyuluh agama Kristen, serta jajaran Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sulsel.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembinaan keagamaan bertema keamanan di ruang digital, permainan edukatif, serta penyerahan bantuan Alkitab kepada para siswa.
Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kanwil Kemenag Sulsel, Merpati Sampeliling, dalam arahannya mengingatkan anak-anak agar bijak dalam memilih tontonan dan informasi yang dikonsumsi melalui media digital.
“Apa yang kita tonton akan mengisi otak kita. Jika yang kita tonton adalah hal-hal baik, maka hal-hal baik pula yang akan membangun hidup kita. Sebaliknya, jika yang kita tonton tidak baik, maka hal-hal yang tidak baik itu akan mengisi pikiran dan dapat merusak kita,” kata Merpati.
Lebih lanjut dikatakan bahwa kemampuan menggunakan teknologi secara bijak harus dibangun sejak usia dini agar anak-anak dapat memanfaatkan ruang digital sebagai sarana belajar, mengembangkan potensi, dan membentuk karakter yang positif.
“Anak-anak harus berani memilih konten yang mendidik dan bermanfaat. Dunia digital seharusnya menjadi tempat belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi, bukan menjadi ruang yang merusak masa depan,” ujarnya.
Merpati juga mengajak para siswa untuk tetap memperkuat pembinaan iman meski sekolah mereka belum memiliki guru agama Kristen.
“Sekalipun belum memiliki guru agama Kristen di sekolah, anak-anak tetap kami harapkan rajin mengikuti Sekolah Minggu di gereja. Iman yang kuat akan menjadi bekal menghadapi berbagai tantangan, termasuk di ruang digital,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala SD Inpres Satap Moncongloe dalam sambutan singkatnya mengungkapkan harapannya, kiranya pemerintah dapat memenuhi kebutuhan guru agama Kristen di sekolahnya maupun di SMP Negeri 5 Pattallassang.
“Kehadiran guru agama penting agar hak setiap anak memperoleh pendidikan agama sesuai keyakinannya dapat terpenuhi dengan baik,” ucapnya.
Peringatan Hari Anak Nasional ini menjadi momentum bagi Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sulsel untuk mengajak seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, gereja, hingga pemerintah, bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. (AB)
















