WhatsApp Image 2026-04-22 at 08.13.54
previous arrow
next arrow


Kesehatan

Puskesmas Salotungo Soppeng Cetak Sejarah Jadi Pelopor ILP Se-Sulawesi Selatan

632
×

Puskesmas Salotungo Soppeng Cetak Sejarah Jadi Pelopor ILP Se-Sulawesi Selatan

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — Kabupaten Soppeng kembali menorehkan langkah strategis di bidang kesehatan. Puskesmas Salotungo terpilih menjadi satu-satunya puskesmas di Sulawesi Selatan yang mendapatkan bantuan dana dari Global Fund untuk pelaksanaan program Integrasi Layanan Primer (ILP).

​ILP merupakan program transformasi kesehatan nasional yang wajib diterapkan di seluruh puskesmas di Indonesia. Kepercayaan yang diberikan oleh Global Fund ini menegaskan komitmen Puskesmas Salotungo dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat dari tingkat yang paling dasar.

Kepala Puskesmas Salotungo, drg. Hj. Muhlisa., S.K.G, menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan ILP adalah mendeteksi secara dini berbagai jenis penyakit yang ada di tengah masyarakat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Salotungo. Untuk tahap awal, Kelurahan Botto dan Desa Maccile ditetapkan sebagai lokus (focus area) pelaksanaan program ini.

​”Melalui program ILP ini, kita ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat terjangkau layanan kesehatan. Kader posyandu secara aktif melakukan kunjungan rumah untuk mengidentifikasi warga yang selama ini tidak pernah mengakses fasilitas kesehatan, warga yang tidak patuh pengobatan, serta memantau penyakit terbanyak di masyarakat,” ujar drg.Hj. Muhlisa, S.K.G., Selasa (21/7).

​Ia menambahkan, jika dalam kunjungan rumah ditemukan tanda bahaya penyakit pada warga, kader akan segera melaporkannya ke Pustu maupun Puskesmas sehingga penanganan medis dapat dengan cepat diberikan.

Berbeda dengan konsep Posyandu terdahulu yang identik hanya untuk ibu, bayi, dan balita, ILP membawa paradigma baru melalui Posyandu Siklus Hidup. Kini, layanan kesehatan di Posyandu mencakup seluruh rentang usia.

Untuk memastikan seluruh alur pelayanan berjalan optimal, pengawasan berkala terus dilakukan. Pada bulan Juli ini, Puskesmas Salotungo menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) ILP, di mana Desa Maccile menjadi lokasi peninjauan hari ini.

​drg. Hj. Muhlisa menegaskan bahwa dukungan sarana dan bantuan dana ini harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

“Sistem dan dukungannya sudah siap, tinggal harapan kita bersama apakah masyarakat mau sehat dan ikut aktif dalam program ini. Kami mengimbau warga untuk memanfaatkan pelayanan ini dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” pungkas drg. Hj. Muhlisa.

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!